DOGIYAI – Pemerintah Kabupaten Dogiyai bergerak cepat menangani longsor yang menutup akses Jalan Trans Nabire–Paniai di Km 139–141. Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, melalui Dinas PUPR, menurunkan dua unit excavator dan menyiapkan delapan drum solar untuk mempercepat pembukaan jalan.
Kepala Dinas PUPR Dogiyai, Ancelino Antonius Gobai, bilang satu excavator milik CV. Cenderawasih Abadi Papua sudah dikirim ke lokasi sejak Kamis sore (21/8/2025).
“Besok pagi kontraktor mulai kerja untuk buka jalan yang tertutup material longsor. Solar juga akan dieksekusi ke lokasi, saat ini masih ada di Bomomani,” ucap Ancelino, dikutip dari Tomei.id.
Ia menambahkan, seluruh kebutuhan operasional sudah disiapkan agar proses perbaikan berjalan lancar. Dukungan teknis juga dikoordinasikan bersama anggota DPRK Dogiyai, Doni Dogomo dan Akulian Magai, yang turun langsung di lapangan memastikan pekerjaan dimulai sesuai arahan bupati.
Doni Dogomo menegaskan, selama pekerjaan berlangsung kendaraan roda dua maupun roda empat dilarang melintas.
“Kami sampaikan kepada sopir lintas dan tukang ojek, sementara kontraktor bekerja tidak boleh antar-jemput penumpang dari Nabire ke Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan sebaliknya sampai perbaikan jalan tuntas,” tegasnya.
Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Pemkab Dogiyai dalam menanggulangi dampak longsor serta menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat lintas kabupaten demi menunjang aktivitas ekonomi dan sosial.
Tinggalkan Balasan