PLN Minta Maaf atas Padam Meluas yang Tak Terduga di Nabire, Ini Penyebabnya
NABIRE – PT PLN (Persero) UP3 Nabire memberikan penjelasan resmi terkait padam listrik meluas yang terjadi di wilayah Kabupaten Nabire pada Jumat (12/12/2025) sore. Pemadaman tersebut dipicu gangguan sistem pada Pembangkit Nabire 1 yang terjadi secara tiba-tiba di luar perkiraan.
Manager PLN UP3 Nabire, Rakhel Monika Rumbewas, memimpin langsung press conference kesiapan siaga kelistrikan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar di Cafe Aiman, Nabire, Sabtu (13/12/2025) siang. Dalam kesempatan itu, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan kelistrikan yang terjadi.
“Semalam terjadi pemadaman yang tidak kita duga, tiba-tiba terjadi black out. Atas nama manajemen, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PLN di wilayah UP3 Nabire, khususnya ULP Nabire Kota,” kata Rakhel.
Ia menjelaskan, pemadaman terjadi mulai sekitar pukul 17.57 WIT dan pemulihan dilakukan secara bertahap hingga kondisi kembali normal sekitar pukul 01.00 WIT dini hari. PLN tidak dapat menyalakan seluruh jaringan sekaligus karena harus menyesuaikan kestabilan sistem.
Sementara itu, Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi, Tugas Irianto Kalil, mengungkapkan bahwa gangguan berasal dari Pembangkit Nabire 1, tepatnya pada unit 3 yang mengalami trouble sistem.

“Terjadi gangguan di Pembangkit Nabire 1. Unit 3 mengalami trouble sehingga sulit masuk kembali ke sistem. Ini merupakan kondisi ekstraordinari di luar perkiraan kami,” jelas Irianto.
Ia menambahkan, sistem mulai dinormalkan secara bertahap sejak pukul 18.17 WIT. PLN memprioritaskan penyaluran listrik ke lokasi-lokasi vital seperti kantor Gubernur Papua Tengah dan fasilitas penting lainnya.
“Kami support lebih dulu lokasi-lokasi vital. Setelah sistem stabil, kami lanjutkan pemulihan ke wilayah lainnya secara bertahap,” ujarnya.
Akibat gangguan tersebut, pemadaman listrik berdampak pada sejumlah wilayah di Nabire, mulai dari pusat kota hingga wilayah pinggiran, termasuk kawasan perkantoran, pemukiman warga, serta beberapa distrik dan kampung.
PLN memastikan saat ini terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak pembangkit guna melakukan mitigasi dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang, terlebih menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Kami terus berkoordinasi dengan rekan-rekan pembangkit untuk memastikan langkah mitigasi ke depan. Harapan kami, kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkas Irianto.
PLN UP3 Nabire juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode siaga Natal dan Tahun Baru demi kenyamanan dan keamanan masyarakat di Kabupaten Nabire dan sekitarnya.












