DLH Nabire Tebang Pohon Rusak yang Ganggu Jalan dan Penerangan, Ini Alasannya
NABIRE, InfoNabire.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpum, turun langsung mengawasi proses penebangan pohon di Jalan RE Martadinata, Nabarua, Nabire, Papua Tengah, Rabu (25/03/2026) siang.
Arfan bilang, penebangan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan pohon-pohon di jalur hijau, khususnya yang berada di median jalan.
Menurutnya, sejumlah pohon yang ada saat ini sudah mengalami kerusakan, terutama pada bagian akar yang mulai merusak median hingga aspal jalan.
“Kalau musim hujan, ada pohon yang tumbang dan itu bisa menyebabkan kecelakaan bagi pengendara,” jelasnya saat ditemui di lokasi.
Selain itu, beberapa pohon juga dinilai mengganggu penerangan lampu jalan, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan pada malam hari.
Arfan menegaskan, DLH tidak melakukan penebangan secara menyeluruh, melainkan hanya pada pohon-pohon yang dinilai berisiko.
“Yang kami tebang itu yang akarnya sudah merusak median jalan, mengganggu aspal, dan membahayakan pengendara serta menutupi lampu jalan,” ujarnya.
Ia memastikan, ruang terbuka hijau tetap menjadi perhatian utama dan tidak akan dihilangkan.
“Ruang terbuka hijau itu penting sebagai pengikat oksigen bagi kehidupan manusia, jadi tidak mungkin kami habiskan,” katanya.
DLH Nabire, lanjut Arfan, tetap mempertahankan ruang terbuka hijau sesuai ketentuan, yakni minimal 0,5 persen dari luas wilayah Kabupaten Nabire.
Langkah penataan ini juga merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Nabire di bawah kepemimpinan Bupati Mesak Magai dalam mewujudkan kota yang indah dan tertata.
“Ini sesuai dengan perintah Pak Bupati, bagaimana Nabire menjadi kota yang indah, sejalan dengan program Indonesia Asri,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, pihaknya bergerak cepat setiap kali menerima laporan masyarakat, termasuk dari media sosial.
“Begitu ada laporan, kami langsung gerakkan tim turun ke lapangan untuk lakukan penebangan karena ini sangat berbahaya,” ucapnya.
Sebelumnya, sebuah pohon tumbang di Jalan RE Martadinata tepat di depan Toko Senyum 5000 sempat mengganggu arus lalu lintas.
Arfan turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan media yang aktif memberikan informasi.
“Terima kasih untuk teman-teman media yang selalu memberikan saran dan kritik. Itu sangat membantu kami untuk merespons cepat keluhan masyarakat,” pungkasnya.











