Freeport Kirim 90 Ton Kebutuhan Natal ke Dataran Tinggi Mimika Lewat Community Christmas Flights

Total 90 Ton barang-barang yang diangkut menggunakan helikopter PTFI dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Kampung Jagamin, Ainggogin (Aroanop), dan Beane– Dolil (Tsinga) untuk masyarakat tiga kampung. (Foto: Dok. PTFI)

Hal senada disampaikan Tokoh Masyarakat Yoab Beanal. Menurutnya, dukungan helikopter PTFI memastikan kebutuhan Natal warga tiba tepat waktu.

“Kami sangat berterima kasih kepada Tuhan yang memberkati kami melalui perusahaan ini. Kami sangat menghargai setiap upaya yang dilakukan,” katanya.

Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI Nathan Kum menjelaskan bahwa Community Christmas Flight merupakan program rutin perusahaan sejak 2015 bagi warga di sekitar wilayah operasional.

“Tujuannya untuk memudahkan warga membawa bahan makanan dan kebutuhan Natal yang mereka beli di Timika untuk diterbangkan ke kampung mereka. Dengan helikopter PTFI, pengangkutan bisa lebih cepat dan efektif sehingga mereka dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan suka cita,” katanya.

Freeport Kirim 90 Ton Kebutuhan Natal ke Dataran Tinggi Mimika Lewat Community Christmas Flights
Proses pengiriman barang dilakukan dengan standar keamanan tinggi guna memastikan barang-barang tiba dengan selamat di tujuan. (Foto: Dok. PTFI)

Dari total 90 ton kebutuhan Natal yang dikirimkan, 8,4 ton di antaranya merupakan bantuan langsung dari PTFI. Seluruh barang telah melewati pemeriksaan X-Ray di bandara sebelum diangkut menggunakan metode sling load, yaitu teknik pengangkutan kargo dengan kabel baja yang digantung di bawah helikopter. Metode ini diterapkan sesuai standar keamanan penerbangan oleh tim aviasi PTFI.

Freeport Kirim 90 Ton Kebutuhan Natal ke Dataran Tinggi Mimika Lewat Community Christmas Flights
Petugas Community Liasson Office (CLO) bersama Tim Aviasi PTFI membantu persiapan sling load untuk proses pengiriman barang-barang yang akan diangkut menggunakan helikopter. (Foto: Dok. PTFI)

Penerbangan helikopter berlangsung sebanyak 35 kali selama periode 7–23 Desember 2025, dengan rute dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju titik-titik penurunan barang di Kampung Ainggogin dan Jagamin (Lembah Aroanop), Kampung Beanekogom dan Dolinigogin (Lembah Tsinga), serta Kampung Pasir Putih di Lembah Jila. Waktu tempuh setiap penerbangan sekitar satu jam pulang pergi, sehingga dinilai efektif dan memudahkan warga tanpa harus menjemput barang ke lokasi jauh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup