Hetson Sirait Buktikan Mimpi Anak Nabire, Dari Gedung Karel Gobay Menuju Panggung ASEAN

Hetson Sirait Buktikan Mimpi Anak Nabire, Dari Gedung Karel Gobay Menuju Panggung ASEAN
Hetson Messi Hamonangan Sirait. (Dok. Pribadi)

NABIRE – Mimpi anak Nabire akhirnya terwujud. Hetson Sirait, yang kini mengharumkan nama Indonesia bersama Timnas Futsal U-16, mengawali perjalanannya dari latihan sederhana dan sunyi di Nabire, tepatnya di area Gedung Karel Gobay.

Kesuksesan Hetson Sirait bukanlah hasil instan. Di balik medali juara ASEAN 2025, tersimpan kisah perjuangan panjang yang dimulai dari latihan seorang diri dengan tekad dan disiplin tinggi.

Jauh sebelum menjadi Kantor DPRP Papua Tengah, Gedung Karel Gobay dikenal sebagai salah satu fasilitas umum yang kerap dimanfaatkan masyarakat, termasuk anak-anak muda untuk berolahraga. Di tempat inilah Hetson mengawali mimpinya, berlatih futsal secara mandiri dengan segala keterbatasan.

“Dulu pertama kali saya latihan itu di Gedung Karel Gobay. Saya sendiri latihan di situ hampir setiap hari, jalan kaki,” kata Hetson Sirait kepada infonabire.com, Jumat (2/1/2026) malam.

BACA JUGA: Hetson Messi Sirait, Putra Nabire Ukir Sejarah Bersama Timnas Futsal Indonesia U-16 Juara ASEAN 2025

Ketika Gedung Karel Gobay tak lagi bisa digunakan karena beralih fungsi menjadi Kantor DPRP Papua Tengah, Hetson Sirait tidak berhenti. Ia berpindah lokasi latihan ke helipad bandara lama Nabire, yang saat itu masih menjadi area parkir helikopter sebelum kawasan tersebut berkembang menjadi Kantor Gubernur Papua Tengah.

“Jam tiga atau setengah tiga saya sudah sendiri ke sana latihan. Banyak orang bilang, ah Hetson ini latihan terus tapi tidak pernah juara,” ujarnya.

Namun Hetson memilih diam dan terus bekerja. Keyakinannya terjawab di Bangkok, saat ia mencetak gol ke gawang Thailand bersama Timnas Futsal Indonesia U-16 dan tak kuasa menahan air mata.

“Waktu saya cetak gol itu, saya menangis. Bangga dan sedih bercampur karena itu impian saya sebagai pemain,” ungkap Hetson Sirait.

Ia menyebut futsal sebagai jalan hidup positif yang membentuk karakternya sejak usia muda dan menjauhkannya dari pergaulan negatif.

“Saya bersyukur karena futsal dan tim Tarantula Nabire membuat saya tidak terjerat kenakalan remaja, tapi fokus ke hal-hal positif,” katanya.

Kisah Hetson Sirait menjadi bukti bahwa mimpi anak Nabire bisa tumbuh dari mana saja, bahkan dari latihan sunyi di Gedung Karel Gobay, hingga akhirnya bersinar di panggung internasional bersama Timnas Indonesia.

Tim InfoNabire adalah tim redaksi resmi InfoNabire.com, media online yang berdiri sejak 28 Desember 2016 di bawah naungan CV Cahaya Media Nabire. Media ini hadir sebagai sumber informasi lokal yang berkomitmen menyajikan berita aktual, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah. Dalam menjalankan aktivitas jurnalistik, InfoNabire terdaftar dengan nomor 27430-PWI/Wda/DP/IV/2024/15/02/98 dan berpegang pada prinsip profesionalitas, independensi, serta tanggung jawab publik. Setiap informasi yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan penyuntingan redaksi untuk memastikan akurasi serta keberimbangan pemberitaan. Tim InfoNabire meliput berbagai isu strategis meliputi pemerintahan daerah, kebijakan publik, hukum dan kriminal, pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan, hingga dinamika sosial masyarakat di Papua Tengah. Cakupan liputan berfokus pada Nabire dan wilayah sekitarnya dengan orientasi pelayanan informasi kepada publik. Sebagai media lokal yang berkembang, InfoNabire membuka ruang klarifikasi, hak jawab, dan koreksi sesuai dengan ketentuan jurnalistik yang berlaku. Informasi resmi dan komunikasi redaksi dapat disampaikan melalui email: infonabirepapua@gmail.com serta kanal media sosial resmi InfoNabire.

Related Post

Pos Terkait

Exit mobile version