Kapolda Papua Tengah Pimpin Upacara Pengukuhan Dhuaja Satuan Brimob “Satya Ingga Mumaiga”

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., memimpin Upacara Pengukuhan Dhuaja Satuan Brimob Polda Papua Tengah “Satya Ingga Mumaiga” di Mako Brimob Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah, Kabupaten Mimika, Jumat (14/11/2025). (Foto: Istimewa/IN)

MIMIKA | infoNabire.com – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., memimpin Upacara Pengukuhan Dhuaja Satuan Brimob Polda Papua Tengah “Satya Ingga Mumaiga” di Mako Brimob Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah, Kabupaten Mimika, Jumat (14/11/2025).

Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan formasi pasukan yang terdiri dari satu pleton Brimob Pas III Mabes Polri, satu pleton Brimob Polda Papua Tengah, satu pleton Dalmas Polres Mimika, serta 14 unit kendaraan dinas Brimob Polda Papua Tengah.

Kapolda Papua Tengah Pimpin Upacara Pengukuhan Dhuaja Satuan Brimob “Satya Ingga Mumaiga”

Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Wakil Bupati Mimika Imanuel Kemong, Ketua MRP Papua Tengah Agustinus Anggaibak, Waka Polda Papua Tengah Kombes Pol Muhajir, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Papua Tengah Kombes Pol Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Papua Tengah, para Kapolres jajaran, Ketua Bhayangkari Daerah Papua Tengah Ny. Riris Papare beserta pengurus, serta tamu undangan.

Kapolda Papua Tengah Pimpin Upacara Pengukuhan Dhuaja Satuan Brimob “Satya Ingga Mumaiga”

Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa pengukuhan ini menandai ditetapkannya Dhuaja “Satya Ingga Mumaiga” sebagai panji kehormatan satuan yang memiliki makna mendalam mengenai nilai kesetiaan, keberanian, dan pengabdian.

“Arti ‘Satya Ingga Mumaiga’ adalah Setia Hingga Akhir. Bukan sekadar semboyan, tetapi merupakan ikrar moral dan spiritual bagi setiap prajurit Brimob Polda Papua Tengah untuk tetap teguh, loyal, dan tidak gentar menghadapi segala tantangan, sampai akhir pengabdian,” ucap Kapolda.

Kapolda Papua Tengah Pimpin Upacara Pengukuhan Dhuaja Satuan Brimob “Satya Ingga Mumaiga”

Kapolda menegaskan bahwa dhuaja tersebut menjadi simbol pengorbanan dan wujud kecintaan Brimob kepada bangsa, negara, serta masyarakat Papua Tengah. Ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh personel.

Kapolda Papua Tengah berpesan kepada seluruh personel Brimob untuk menjadi abdi negara yang profesional, tangguh, dan humanis. Ia meminta setiap anggota memegang teguh Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup, membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, menjaga kepercayaan rakyat, serta menjunjung tinggi kehormatan satuan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dengan unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup