Kapolres Nabire Beberkan Modus Pelaku 3C, Masyarakat Diminta Ubah Kebiasaan Ini

Kapolres Nabire Beberkan Modus Pelaku 3C, Masyarakat Diminta Ubah Kebiasaan Ini
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR.

NABIRE – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR mengungkap sejumlah modus yang kerap dimanfaatkan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), dan pencurian dengan kekerasan (Curas). Ia mengingatkan masyarakat agar mengubah kebiasaan yang dapat memudahkan pelaku menjalankan aksinya.

Imbauan tersebut disampaikan saat konferensi pers di Mapolres Nabire, Rabu (15/7/2026).

Menurut Kapolres, hasil evaluasi terhadap 186 perkara kejahatan 3C menunjukkan masih banyak kasus terjadi akibat kelalaian korban.

Salah satu yang paling sering ditemukan ialah pemilik kendaraan yang memarkir sepeda motor dengan kunci kontak masih terpasang.

Selain itu, pelaku juga kerap mengincar masyarakat yang bepergian sendirian pada jam-jam rawan, terutama usai mengambil uang di ATM atau pulang dari pusat perbelanjaan.

Kapolres membeberkan hasil pemetaan Polres Nabire. Kejahatan 3C paling banyak terjadi pada pukul 06.00–10.00 WIT, 15.00–18.00 WIT, 20.00–23.00 WIT, serta dini hari pukul 02.00–04.00 WIT.

Ia menjelaskan, para pelaku kini semakin cerdik dan berpindah lokasi ketika polisi meningkatkan patroli di pusat kota.

“Ketika kami aktif melakukan pengungkapan di tengah kota, pelaku berpindah ke wilayah pinggiran seperti Samabusa maupun arah SP Nabire Barat,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Polres Nabire bersama Timsus Polda Papua Tengah membentuk tiga tim patroli yang disiagakan di kawasan Siriwini, pusat Kota Nabire hingga Kalibobo. Pengamanan juga diperkuat personel Satpolair dan KP3 Laut.

Kapolres mengimbau masyarakat agar selalu mencabut kunci kontak saat parkir, menyimpan barang berharga di tempat aman, menghindari bepergian sendirian pada jam rawan, serta memarkir kendaraan di dalam rumah atau garasi saat malam hari.

Ia juga meminta para pengemudi ojek lebih berhati-hati saat menerima penumpang pada malam hari, mengantar penumpang ke tempat sepi dan mengutamakan keselamatan diri.

Selain meningkatkan patroli KRYD dan patroli hunting, Polres Nabire mengajak masyarakat memanfaatkan Call Center 110 yang bebas pulsa untuk melaporkan tindak pidana maupun keadaan darurat.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kejahatan,” ujar AKBP Samuel.

Tim InfoNabire adalah tim redaksi resmi InfoNabire.com, media online yang berdiri sejak 28 Desember 2016 di bawah naungan CV Cahaya Media Nabire. Media ini hadir sebagai sumber informasi lokal yang berkomitmen menyajikan berita aktual, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah. Dalam menjalankan aktivitas jurnalistik, InfoNabire terdaftar dengan nomor 27430-PWI/Wda/DP/IV/2024/15/02/98 dan berpegang pada prinsip profesionalitas, independensi, serta tanggung jawab publik. Setiap informasi yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan penyuntingan redaksi untuk memastikan akurasi serta keberimbangan pemberitaan. Tim InfoNabire meliput berbagai isu strategis meliputi pemerintahan daerah, kebijakan publik, hukum dan kriminal, pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan, hingga dinamika sosial masyarakat di Papua Tengah. Cakupan liputan berfokus pada Nabire dan wilayah sekitarnya dengan orientasi pelayanan informasi kepada publik. Sebagai media lokal yang berkembang, InfoNabire membuka ruang klarifikasi, hak jawab, dan koreksi sesuai dengan ketentuan jurnalistik yang berlaku. Informasi resmi dan komunikasi redaksi dapat disampaikan melalui email: infonabirepapua@gmail.com serta kanal media sosial resmi InfoNabire.

Related Post

Pos Terkait

Exit mobile version