Diduga Sakit Hati Dipecat, Pria Bacok Perempuan di Nabire
NABIRE – Seorang pria berinisial R nekat membacok seorang perempuan berinisial D di salah satu kafe di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIT. Aksi tersebut diduga dipicu rasa sakit hati setelah dirinya dipecat dari tempat kerja.
Peristiwa pembacokan itu terekam kamera CCTV dan videonya beredar di sejumlah grup WhatsApp. Dalam rekaman yang dipantau infonabire.com pada Minggu (1/3/2026) malam, terlihat seorang pria mengenakan sweater merah dan celana pendek hitam membawa parang dan langsung menyerang korban saat berpapasan di depan pintu.

Korban D menjelaskan, terduga pelaku sebelumnya bekerja sebagai office boy (OB) di kafe tersebut. Ia bilang, terduga pelaku diduga sakit hati karena merasa tidak terima diberhentikan dari pekerjaannya.
“Yang dia tahu itu mau dipecat ada dua orang, tapi ternyata cuma dia saja yang jadi dipecat,” bilang D kepada wartawan infonabire.com melalui sambungan WhatsApp, Minggu malam.
Menurut D, pada malam kejadian terduga pelaku datang ke lokasi untuk mengonfirmasi alasan pemecatan dirinya. Namun dari cara bicaranya, korban menduga terduga pelaku sudah menyimpan rasa sakit hati.
“Semalam dia datang mau konfirmasi alasan penyebab dirinya dipecat, tapi dari bahasa sakit hatinya itu kemungkinan dia datang memang sudah niat mau bacok orang. Dia datang itu diantar temannya,” ujarnya.
D menjelaskan, setibanya di lokasi terduga pelaku sempat naik ke kamar mess laki-laki dan mengambil parang, sebagaimana terlihat dalam rekaman CCTV. Setelah itu, terduga pelaku turun dan sempat berpapasan dengan salah satu karyawan.
Kepada karyawan tersebut, terduga pelaku bilang sedang mencari Vinsen yang bertugas sebagai kepala bagian OB dan waiters.
“Setelah dia mau ke kasir, saya keluar dari dalam mess dan ketemu dia. Di situ langsung dia keluarkan parang dan bacok saya,” jelas D.
Akibat serangan tersebut, D mengalami luka di bagian lengan kiri serta luka gores di bagian belakang punggung akibat sabetan parang. Tidak ada korban lain dalam kejadian itu.
“Saya langsung lari sambil berteriak, lalu dia dikejar sama anak-anak,” katanya.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Nabire. Ia berharap terduga pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nabire Iptu Bogi Transtanto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa terduga pelaku sudah diamankan.
“Sudah diamankan,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus pembacokan tersebut.








