Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah, Kapolres: Kebanggaan Masyarakat
NABIRE, InfoNabire.com – Persipani Paniai resmi mengukuhkan diri sebagai kampiun Liga 4 Regional Papua Tengah musim 2025/2026. Kepastian itu diraih setelah menumbangkan Persipuncak Puncak Cartenz dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga final yang digelar di Stadion Wania Imipi, Kabupaten Mimika, Selasa (17/03/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, Persipani tampil percaya diri dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Gol pembuka lahir pada babak pertama melalui Julius Mambiew yang memanfaatkan bola lemparan ke dalam tanpa pengawalan, dan langsung mengarahkannya ke gawang lawan.
Memasuki babak kedua, Persipani semakin menegaskan dominasinya. Stevanus Gobai sukses menambah keunggulan sekaligus memastikan kemenangan tim asal Paniai tersebut menjadi 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Meski pertandingan berlangsung sengit dan sempat diwarnai kericuhan serta aksi pelemparan batu di luar area stadion, situasi dengan cepat berhasil dikendalikan oleh aparat keamanan yang berjaga.
Kapolres Paniai AKBP Roycke H. F. Betaubun, S.IP., S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla yang hadir langsung menyaksikan pertandingan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian Persipani Paniai.

“Selamat kepada Persipani Paniai yang berhasil meraih juara. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Paniai. Saya berharap prestasi ini bisa terus dipertahankan dan menjadi motivasi bagi generasi muda,” bilang AKBP Roycke kepada InfoNabire.com.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam ajang Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah, yang dinilai berjalan dengan penuh semangat sportivitas.
“Selamat juga kepada seluruh tim yang telah bertanding. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam memajukan sepak bola di Papua Tengah,” tambahnya.
Kompetisi kemudian ditutup dengan penyerahan trofi dan uang pembinaan kepada para pemenang. Persipani Paniai sebagai juara pertama menerima hadiah sebesar Rp100 juta, disusul Persipuncak Cartenz sebagai juara kedua dengan Rp70 juta, serta Persido Dogiyai di posisi ketiga dengan Rp50 juta.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan posisi Persipani Paniai sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang patut diperhitungkan di Papua Tengah.











