NABIRE – Aktivis Papua yang juga dikenal sebagai tokoh politik, Yakobus Dumupa, buka suara soal makin maraknya peredaran minuman keras di Papua. Melalui akun TikTok-nya @yakobusdumupa, ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak sosial yang ditimbulkan.

Dalam video yang sudah ditonton lebih dari 23 ribu kali, Yakobus menyinggung langsung insiden di Pasar Karang, Nabire, yang belakangan ramai dibahas warga. Ia menyebut kejadian itu sebagai salah satu contoh nyata akibat miras.

“Yo, itu bukan barang baru itu. Sudah biasa hampir setiap hari di Papua ini gara-gara minuman keras ini selalu saja ada masalah. Paling-paling dong baku bunuh, kemudian dong bikin kacau, nanti ada masalah dengan aparat keamanan, dan lain sebagainya,” ucap Yakobus, dalam unggahannya yang dikutip media ini Minggu (6/7/2025) malam.

Baca juga:  Kebakaran di Kalibobo, Satu Rumah Ludes Akibat Korsleting Listrik

Ia juga menyentil kebiasaan sebagian pihak yang saling lempar tanggung jawab setiap kali masalah muncul.

“Dan kalau terjadi begitu, yang ada itu nanti saling salahkan. Ada yang salahkan tukang mabuk, ada yang salahkan aparat keamanan, kemudian nanti ada yang salahkan masyarakat, dan lain sebagainya. Barang basi, su biasa,” lanjutnya.

Dalam pesannya, Yakobus mengajak masyarakat Papua agar berhenti mengonsumsi miras. Ia juga mendesak pemerintah segera membuat dan menegakkan aturan tegas soal pelarangan produksi dan peredarannya.

“Pemerintah kamu bikin aturan dan tegakkan aturan untuk tra boleh produksi dan edarkan minuman keras. Gampang toh, mari kitong bikin sudah. Daripada kitong habis gara-gara minuman keras,” tegasnya.

Baca juga:  Pelaku Curanmor Siap-siap! Ini Imbauan Kapolres ke Warga Nabire
Tim infoNabire
Editor
Tim infoNabire
Reporter