FRP, Mahasiswa dan Pelajar Duduki Kantor DPRP Papua Tengah Saat Peringati Hari HAM
NABIRE – Front Rakyat Papua (FRP) bersama mahasiswa dan pelajar menggelar aksi memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia pada Rabu (10/12/2025). Aksi tersebut menyoroti dugaan pelanggaran HAM di Papua yang disebut berlangsung selama 64 tahun akibat darurat militerisme, investasi, dan krisis kemanusiaan.
Massa aksi bergerak dari Pasar Karang dengan melakukan long march menuju Kantor DPRP Papua Tengah. Setelah melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian dan sejumlah Anggota DPRP Papua Tengah, massa akhirnya menduduki halaman kantor dewan untuk melanjutkan aspirasi mereka.

Dalam long march itu, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., bersama Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Piter Kendek, aparat kepolisian serta sejumlah Anggota DPRP Papua Tengah turut mengawal jalannya aksi. Pengawalan tersebut membuat situasi long march tetap aman, lancar, dan kondusif.

Setibanya di halaman Kantor DPRP Papua Tengah, massa aksi menggelar orasi secara bergantian. Hingga berita ini diterbitkan, FRP bersama mahasiswa dan pelajar masih menyampaikan tuntutan mereka di hadapan sejumlah Anggota DPRP Papua Tengah.














