BREAKING NEWS: Jenazah Anak Perempuan Korban Laka Laut Samabusa Ditemukan di Pantai Sawado
NABIRE – Warga menemukan jenazah anak perempuan yang diduga menjadi korban kecelakaan laut di Pelabuhan Samabusa di Pantai Sawado, Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 07.40 WIT. Penemuan tersebut diduga kuat berkaitan dengan peristiwa truk jatuh ke laut di Pelabuhan Samabusa beberapa hari sebelumnya.
Menurut keterangan warga setempat, jenazah ditemukan sekitar pukul 07.40 WIT oleh masyarakat yang beraktivitas di sekitar pantai. Lokasi penemuan berada kurang lebih dua kilometer dari dermaga Pelabuhan Samabusa, tempat terjadinya kecelakaan laut.
Salah seorang warga, Emy Marey, mengatakan setelah menemukan jasad tersebut, pihaknya langsung memberitahukan kepada keluarga dan melaporkan kejadian itu ke Polairud Samabusa. Tak lama berselang, tim Basarnas datang menggunakan perahu untuk melakukan proses evakuasi.
“Kami langsung lapor ke orang tua saya, lalu dilaporkan ke Polairud. Tim Basarnas kemudian datang untuk mengevakuasi, namun kami sempat menunggu keluarga korban untuk memastikan identitasnya,” ujar Emy.
Setelah keluarga tiba di lokasi, mereka memastikan bahwa jasad tersebut merupakan anak perempuan bernama Yanti Bau Liku (5). Korban merupakan salah satu dari dua penumpang truk yang terjatuh ke laut di Pelabuhan Samabusa pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 23.20 WIT.
“Iya benar, korban tersebut adalah adik dari teman saya,” kata Emy saat dikonfirmasi Tim Info Nabire melalui pesan langsung (DM) Instagram, Rabu (31/12/2025) pukul 09.51 WIT.
Sebelumnya, korban pertama dalam peristiwa tersebut, yakni Anton Bau Liku (40), seorang sopir truk, telah lebih dahulu ditemukan meninggal dunia. Tim penyelam menemukan korban sekitar pukul 00.05 WIT di dasar laut dengan kedalaman sekitar 7 hingga 10 meter.
Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama berupa bantuan pernapasan dan langsung dilarikan ke RSUD Nabire menggunakan ambulans. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Terkait kondisi jasad anak yang ditemukan di Pantai Sawado, Emy menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan berdasarkan ciri-ciri yang masih dapat dikenali oleh pihak keluarga, sehingga memastikan bahwa jasad tersebut merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan truk di pelabuhan.
“Pihak keluarga sudah datang dan memastikan bahwa benar itu adalah anak yang menjadi korban kecelakaan,” jelasnya.
Setelah proses identifikasi selesai, tim gabungan dari Basarnas, Lanal Nabire, dan Polairud mengevakuasi korban dan dibawa ke RSUD Nabire guna proses identifikasi lebih lanjut.












