Anggota DPRK Nabire Priskila Dina Misiro Turun Tangan Usai Penemuan Bayi di SP1

Anggota DPRK Nabire, Priskila Dina Misiro, S.Pi, turun langsung ke RSUD Nabire. (Foto: Dok. Pribadi)

NABIRE – Anggota DPRK Nabire, Priskila Dina Misiro, S.Pi, turun langsung ke RSUD Nabire pasca penemuan bayi di area irigasi SP1, Nabire Barat, Rabu (11/2/2026) sore.

Bersama pihak kepolisian Polres Nabire dan Polsek Nabire Barat, Priskila hadir untuk memastikan proses visum dilakukan dengan profesional oleh petugas rumah sakit.

Sebagai seorang ibu dan tokoh yang dikenal peduli dengan persoalan masyarakat, Priskila menyaksikan langsung proses evakuasi dan visum jenazah bayi tersebut. Ia mengaku prihatin mendalam atas kejadian yang ia sebut “tidak manusiawi dan terkutuk” ini.

“Kakak sudah suruh makamkan langsung karena jenazahnya diduga sudah dari kemarin. Jadi kakak sudah suruh dibawa pulang ke SP1 dan langsung dimakamkan,” ujar Priskila kepada wartawan infonabire.com melalui WhatsApp, Rabu (11/2) malam.

Baca juga:  Kapolres Nabire: Gempa 6,6 SR Sebabkan Tiga Warga Luka Ringan dan Kerusakan Bangunan

Ia menambahkan, kejadian ini menyisakan luka bagi nurani masyarakat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan anak dan kesadaran sosial.
“Saya merasa sangat prihatin dengan kejadian ini, karena tindakan ini melanggar hak asasi manusia dan norma kemanusiaan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Priskila menghimbau seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersinergi mencegah tragedi serupa di masa mendatang melalui pendidikan, pembinaan agama, dan sosialisasi kesehatan. Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara keluarga, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

“Saya berharap pihak berwajib segera melakukan penyidikan secara menyeluruh agar pelaku dapat ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku di NKRI,” tegas Priskila.

Kehadiran Priskila di RSUD Nabire menjadi bukti nyata kepedulian wakil rakyat terhadap persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat Nabire. Ia juga menegaskan bahwa setiap anak adalah anugerah, dan perlindungan terhadap mereka harus menjadi prioritas semua pihak.

Baca juga:  Polres Nabire Gelar Upacara PTDH terhadap Personel yang Langgar Kode Etik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup