Diduga Tak Lihat Jembatan Putus, Pemuda di Nabire Tewas Terjatuh ke Sungai
NABIRE, InfoNabire.com – Seorang pemuda berusia 18 tahun di Kabupaten Nabire ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan Jembatan Putus, Jalan Kalembyothe, Kelurahan Bumiwonorejo, Selasa (26/5/2026) pagi.
Korban berinisial N.Z.J.R. (18) diduga terjatuh ke sungai usai kehilangan kendali saat melintas di lokasi jembatan yang dalam kondisi terputus.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR melalui Kasat Reskrim Polres Nabire IPTU Bogi Transtanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
IPTU Bogi bilang, korban ditemukan sekitar pukul 07.10 WIT setelah diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di lokasi yang dikenal rawan kecelakaan tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, korban sebelumnya mengendarai sepeda motor dari arah Wonorejo menyusuri Jalan Jayanti menuju Jalan Kalembyothe.
Saat tiba di lokasi, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak melihat kondisi jembatan yang sedang putus.
“Korban diduga tidak memperhatikan kondisi jalan sehingga kaget saat tiba di lokasi jembatan putus, lalu kehilangan kendali,” kata IPTU Bogi.
Akibatnya, sepeda motor korban menghantam beton reruntuhan jembatan. Korban kemudian terperosok ke sungai dengan posisi tubuh diduga tertindih kendaraan hingga tenggelam.
Petugas Satlantas Polres Nabire yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Nabire guna pemeriksaan medis.
Selain melakukan evakuasi, aparat kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait insiden tersebut.
Polisi menilai peristiwa ini merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal yang diduga dipicu kelalaian saat berkendara.
Di sisi lain, kepolisian juga menyoroti kondisi Jembatan Putus Kalembyothe yang disebut sudah beberapa kali memakan korban kecelakaan, baik luka-luka maupun meninggal dunia.
Karena itu, polisi berharap ada perhatian dari instansi terkait agar kondisi jembatan segera ditangani demi mencegah jatuhnya korban berikutnya.
“Lokasi ini memang rawan kecelakaan dan sudah beberapa kali terjadi insiden. Harapannya bisa segera ada penanganan,” tandas IPTU Bogi.


















