Wakil Ketua II DPRK Nabire Joni Nehemia Pakage Minta Klasis KINGMI Nabire Bahas Tuntas Persoalan Lahan STA
NABIRE, InfoNabire.com – Wakil Ketua II DPRK Nabire, Joni Nehemia Pakage, meminta Klasis KINGMI Nabire segera membahas dan menyelesaikan persoalan lahan Sekolah Teologi Atas (STA) Kabupaten Nabire yang hingga kini belum menemukan titik terang. Permintaan itu disampaikan setelah berpulangnya ayahnya, Pdt. Marthen Pakage, S.M.PAK, yang mengabdikan diri sebagai Kepala Sekolah STA selama 36 tahun.
Pdt. Marthen Pakage meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 00.00 WIT di RSUD Siriwini, Nabire. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para alumni, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pendidik dan pelayan gereja.

Menurut Joni Nehemia Pakage, selama memimpin STA sejak 1995 hingga 2026, almarhum mendedikasikan hidupnya untuk membangun pendidikan teologi dan mencetak banyak kader penginjil serta pelayan gereja yang kini melayani di berbagai wilayah di Tanah Papua.
Joni mengatakan, persoalan yang selama ini belum terselesaikan antara pihak STA dan Klasis KINGMI Nabire, terutama terkait lahan sekolah, perlu segera dibahas secara serius dan diselesaikan melalui musyawarah.
Ia menilai penyelesaian persoalan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum yang telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengembangkan STA.
Joni juga menyampaikan bahwa apabila tidak ada penyelesaian dari pihak Klasis, keluarga akan mengurus sertifikat lahan tersebut sesuai hak yang mereka klaim.
Selain itu, ia menyoroti minimnya penghargaan yang diterima ayahnya selama 36 tahun mengabdi sebagai Kepala Sekolah STA. Menurutnya, dedikasi almarhum dalam membangun pendidikan teologi di Nabire layak mendapatkan apresiasi.
Di sisi lain, Joni turut mendorong adanya pembenahan dalam kepengurusan Klasis KINGMI Nabire agar pelayanan kepada jemaat semakin baik.
“Perlu ada pembenahan total kepengurusan Klasis KINGMI Nabire. Jangan cuma cari nama dan uang, tapi benar-benar melayani untuk Tuhan,” tegas Joni.
Pihak keluarga berharap persoalan lahan STA dapat diselesaikan secara bijaksana melalui dialog antara Klasis KINGMI Nabire dan keluarga, sehingga tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan serta tetap menghormati jasa almarhum Pdt. Marthen Pakage.


























