Bentrok Antarwarga di Kampung Kimi Nabire, Tiga Orang Luka Berat Akibat Parang dan Panah

Bentrokan antarwarga kembali terjadi di Kampung Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (1/1/2026). (Foto: Ilustrasi/IN)

Sementara itu, Martinus Lenggo turut mengalami luka serius, di antaranya putus pada telapak tangan kiri, luka di lengan kiri, serta luka di bagian rusuk akibat sabetan parang.

Seluruh korban telah dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Nabire.

Selain menimbulkan korban luka, bentrokan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada rumah milik Manuel Mandabayan. Pertikaian diketahui terjadi tepat di kediaman korban.

Kapolres Nabire menambahkan bahwa pihak kepolisian masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta pendataan lebih lanjut.

“Saat ini saya masih di TKP. Untuk korban sudah di RSUD Nabire. Kami belum bisa memastikan berapa jumlah korban secara keseluruhan,” katanya Kamis (1/1/2026) malam.

Aparat kepolisian terus meningkatkan pengamanan guna mencegah konflik susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu aksi kekerasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup