Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

DPRK Nabire dan BKSAG Bahas Penolakan Penjualan Miras

Rapat DPRK Nabire dan BKSAG bahas penolakan miras
DPRK Nabire menggelar rapat bersama Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) pada Rabu (9/7/2025) pukul 10.00 WIT. (Dok. Yusran/infoNabire.com)
Example 468x60
A-AA+A++

NABIRE – DPRK Nabire menggelar rapat bersama Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) pada Rabu (9/7/2025) pukul 10.00 WIT, untuk membahas penolakan terhadap peredaran dan penjualan minuman keras (miras) di wilayah Nabire.

Rapat yang berlangsung di ruang Bamus DPRK ini menghadirkan Ketua DPRK T.K.H.N.K. Worabay, S.Sos., M.I.P., Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, serta sejumlah anggota dewan. Para pendeta dari berbagai gereja yang tergabung dalam BKSAG juga turut mengikuti pertemuan tersebut.

Example 300x600
Ketua DPRK Nabire, T.K.H.N.K. Worabay, S.Sos., M.I.P.

Ketua DPRK menyatakan bahwa pihaknya telah mendengarkan dan menerima aspirasi dari BKSAG, dan langsung menindaklanjutinya dengan membuka komunikasi dengan Bupati Nabire.

“Kami menerima aspirasi ini dan sudah arahkan agar BKSAG segera mengatur audiensi dengan Bupati. Setelah itu, kami akan duduk bersama lagi untuk melihat perkembangan lebih lanjut,” ujar Worabay.

Worabay mengungkapkan bahwa miras telah menimbulkan berbagai permasalahan sosial dan tragedi, terutama di kalangan generasi muda. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi semua elemen masyarakat dalam menangani persoalan ini.

“Kita tidak ingin Nabire hancur. Kami butuh dukungan dari semua pihak, baik tokoh agama, tokoh perempuan, LSM, maupun masyarakat umum. Semua harus ambil bagian,” tegasnya.

Ketua Umum BKSAG Kabupaten Nabire, Pendeta Pilatus Waromi

Ketua Umum BKSAG Kabupaten Nabire, Pendeta Pilatus Waromi, turut menyuarakan keprihatinan. Ia mengatakan bahwa maraknya peredaran miras berdampak langsung pada umat yang dilayani gereja setiap hari.

“Ini tanggung jawab moral kami sebagai hamba Tuhan. Umat yang kami layani menjadi korban. Ada pembegalan, kekerasan, hingga kematian yang kami lihat setiap hari. Kami tidak bisa diam,” kata Waromi.

Waromi menegaskan bahwa BKSAG telah bersepakat untuk membawa aspirasi ini kepada pimpinan daerah, dalam hal ini Bupati Nabire. Ia berharap akan ada kebijakan tegas untuk menghentikan peredaran miras di Nabire.

“Kalau ini dicabut, kami tenang melayani umat, dan pemerintah pun tenang mengelola daerah,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600
Tim InfoNabire adalah tim redaksi resmi InfoNabire.com, media online yang berdiri sejak 28 Desember 2016 di bawah naungan CV Cahaya Media Nabire. Media ini hadir sebagai sumber informasi lokal yang berkomitmen menyajikan berita aktual, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah. Dalam menjalankan aktivitas jurnalistik, InfoNabire terdaftar dengan nomor 27430-PWI/Wda/DP/IV/2024/15/02/98 dan berpegang pada prinsip profesionalitas, independensi, serta tanggung jawab publik. Setiap informasi yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan penyuntingan redaksi untuk memastikan akurasi serta keberimbangan pemberitaan. Tim InfoNabire meliput berbagai isu strategis meliputi pemerintahan daerah, kebijakan publik, hukum dan kriminal, pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan, hingga dinamika sosial masyarakat di Papua Tengah. Cakupan liputan berfokus pada Nabire dan wilayah sekitarnya dengan orientasi pelayanan informasi kepada publik. Sebagai media lokal yang berkembang, InfoNabire membuka ruang klarifikasi, hak jawab, dan koreksi sesuai dengan ketentuan jurnalistik yang berlaku. Informasi resmi dan komunikasi redaksi dapat disampaikan melalui email: infonabirepapua@gmail.com serta kanal media sosial resmi InfoNabire.

Related Post

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Example 728x250