NABIRE – Gangguan internet Telkomsel dan IndiHome di Nabire membuat aktivitas warga terganggu. Di tengah kondisi ini, sebagian orang mulai mencari pilihan lain. Salah satunya Stenly Sengkey, S.Pd., Gr, guru SDN Wako Wadio Bawah, yang sudah lebih dulu mengandalkan internet satelit Starlink sejak Juni 2024.

Kepada infoNabire.com, Senin (18/8/2025) malam, Stenly bilang ia berlangganan paket Starlink residensial dengan biaya Rp750.000 per bulan.

“Pengalaman saya, internet Starlink cukup stabil digunakan. Kalau cuaca buruk memang agak sedikit turun kecepatannya, tetapi masih memungkinkan untuk tetap beroperasi. Sejak Juni 2024 saya pakai, tidak pernah ada masalah,” ungkap Stenly.

Ia menyebut kecepatan Starlink bisa tembus 250 Mbps untuk download di cuaca baik dan sekitar 100 Mbps saat cuaca buruk. Untuk upload, kecepatannya berada di kisaran 70–80 Mbps.

Baca juga:  Rekrutmen ASN Mandek, Honorer K2 Protes
Guru SD Ini Bagikan Pengalaman Pakai Starlink, Bisa Jadi Alternatif Warga Nabire Saat Internet Telkomsel dan IndiHome Down
Tangkapan layar Starlink Residensial milik Stenly Sengkey.

Proses awal pemasangan juga cukup mudah.
“Saya dapat informasi dari media sosial lalu pesan langsung lewat situs resmi Starlink. Sekitar sebulan perangkatnya datang. Instalasi dan registrasi saya lakukan sendiri karena mudah digunakan,” jelasnya.

Meski begitu, ia sempat menemui kendala di pembayaran.
“Awalnya pembayaran bulanan hanya bisa dengan VISA Debit dan sering gagal. Sekarang sudah lebih mudah dengan rekening Bank Jago yang bisa diregistrasi online. Kalau untuk jaringan, biasanya terganggu saat hujan deras, tetapi cepat tersambung lagi ketika cuaca membaik,” tambahnya.

Menurut Stenly, keunggulan Starlink ada pada sistemnya yang berbasis satelit.
“Karena Starlink via satelit, jadi tidak ada masalah seperti Telkomsel yang pakai kabel optik dan sudah beberapa kali gangguan di laut,” ujarnya.

Baca juga:  Jalan di CP 28 Diblokir Keluarga Korban Lakalantas, Tuntut Pemilik Kendaraan Hadir

Ia bilang alasan utama memilih Starlink adalah kebutuhan internet cepat yang bisa dipindahkan ke sekolah saat ada keperluan mengajar maupun ujian ANBK.

Sementara itu, pantauan infoNabire.com menunjukkan Starlink kembali membuka pendaftaran pelanggan baru di Indonesia per Senin (18/8/2025). Sebelumnya, layanan milik SpaceX ini sempat menutup akuisisi pelanggan karena kapasitas penuh.

Tim infoNabire
Editor
Tim infoNabire
Reporter