Motor Beat Street Kembali Setelah Setengah Tahun, Ini Pesan Pemilik ke Pencuri
NABIRE – Sepeda motor Honda Beat Street berwarna abu-abu yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025 akhirnya kembali ke tangan pemiliknya setelah hampir setengah tahun. Meski kondisi kendaraan sudah tidak seperti semula, pemilik mengaku tetap bersyukur karena motor tersebut masih bisa digunakan dan diperbaiki.
Peristiwa kehilangan itu terjadi pada 13 Juni 2025, namun laporan resmi baru disampaikan ke pihak kepolisian pada 17 Juni 2025. Pemilik motor, Ussy Parinding Tandi Datu, mengakui keterlambatan pelaporan tersebut disebabkan oleh kelalaian pribadi.
“Ini murni kelalaian kami sendiri karena lupa mengunci pagar,” ungkap Ussy Parinding kepada awak media Rabu (28/1) sore.
Setelah hampir enam bulan, motor tersebut akhirnya ditemukan. Saat kembali, sejumlah bagian motor diketahui telah mengalami perubahan dan kerusakan. Setang motor sudah diganti, beberapa bagian dilaporkan patah dan berlubang, bahkan ada komponen yang tidak lagi dapat ditutup dengan sempurna.
Meski demikian, Ussy Parinding Tandi Datu tetap bersyukur karena sepeda motor tersebut masih bisa dijalankan.
“Puji Tuhan motor ini masih bisa jalan dan masih bisa diperbaiki,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ussy Parinding Tandi Datu motor juga menyampaikan pesan dan apresiasi kepada pihak kepolisian, mulai dari jajaran Polda hingga Polres yang telah membantu penanganan kasus tersebut.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Nabire atas kerja keras dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Ia berharap seluruh aparat tetap semangat dan tidak putus asa dalam menjalankan tanggung jawabnya karena masih banyak tugas pelayanan kepada masyarakat yang harus diselesaikan.
Selain itu, Ussy Parinding Tandi Datu motor juga menyampaikan pesan tegas kepada pelaku pencurian.
“Tuhan punya mata. Jangan terlalu asyik, nanti dibalas lebih sakit. Bertobatlah,” tegasnya.
Diketahui, sepeda motor yang sempat hilang tersebut adalah Honda Beat Street warna abu-abu.














