Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

Stella Misiro Tegaskan Investor Bukan Pemilik Tanah, Tetapi Mitra

Stela Misiro saat menyampaikan pandangannya dalam seminar WALHI Papua
Stela Misiro, bersama tamu undangan, saat menghadiri seminar WALHI Papua pada Kamis, 30 Mei 2025 di Aula Adamant Hotel, Nabire. (Foto: Istimewa)
Example 468x60
A-AA+A++

Nabire – Stella Misiro, anggota DPR Papua Tengah, menegaskan bahwa masyarakat adat harus menjadi pihak utama dalam pengelolaan tanah di Papua. Ia menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara dalam seminar bertema “Merangkul Keadilan Sosial, Merajut Masyarakat Adat Papua, Menjaga Lingkungan” yang digelar WALHI Papua, Kamis (30/5/2025) di Aula Adamant Hotel, Nabire.

Misiro menilai, sudah saatnya Orang Asli Papua (OAP), khususnya pemilik tanah adat, diberi akses penuh untuk mengelola potensi alam seperti kehutanan, pertambangan, kelautan, dan perkebunan, sesuai aturan dan kemampuan mereka.

Example 300x600

BACA JUGA : Stella Misiro Gas Pol 100 Hari Pertama, Fokus Pendidikan dan Inklusi Disabilitas

“Kita tidak boleh lagi hanya menjadi penonton setia di atas tanah adat kita sendiri,” tegas Stella Misiro.

Stella Misiro saat menyampaikan pandangannya dalam seminar WALHI Papua

Dorong Regulasi Pro Masyarakat Adat

Ia juga menyerukan agar pemerintah mengeluarkan regulasi yang berpihak pada masyarakat adat, termasuk dalam hal perizinan. Menurutnya, izin pengelolaan seharusnya diberikan langsung kepada pemilik tanah adat.

“Kami mendorong agar perizinan pengelolaan diberikan langsung kepada pemilik tanah adat. Bila memang membutuhkan investor karena keterbatasan modal atau teknologi, maka posisi investor harus sebagai mitra, bukan pemilik,” tambahnya.

BACA JUGA: Dukung Seniman dan Pelaku Budaya, Stella Misiro Sebut “Budaya Adalah Jalan Pulang”

Stela mengkritisi pola lama yang menempatkan investor sebagai pemilik, sementara masyarakat adat tersingkir di tanahnya sendiri.

Di akhir pemaparannya, Misiro menegaskan bahwa DPR Papua Tengah akan memperjuangkan regulasi daerah yang menjamin kedaulatan masyarakat adat atas tanah dan sumber daya alam.

BACA JUGA: Pelantikan DPRPT Otsus, Stella Theresia Uce Misiro: Penundaan Adalah Rencana Tuhan, Bukan Halangan

“Kami akan mengusulkan regulasi daerah yang berpihak pada masyarakat adat, agar mereka benar-benar menjadi tuan di negerinya sendiri,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600
Tim InfoNabire adalah tim redaksi resmi InfoNabire.com, media online yang berdiri sejak 28 Desember 2016 di bawah naungan CV Cahaya Media Nabire. Media ini hadir sebagai sumber informasi lokal yang berkomitmen menyajikan berita aktual, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah. Dalam menjalankan aktivitas jurnalistik, InfoNabire terdaftar dengan nomor 27430-PWI/Wda/DP/IV/2024/15/02/98 dan berpegang pada prinsip profesionalitas, independensi, serta tanggung jawab publik. Setiap informasi yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan penyuntingan redaksi untuk memastikan akurasi serta keberimbangan pemberitaan. Tim InfoNabire meliput berbagai isu strategis meliputi pemerintahan daerah, kebijakan publik, hukum dan kriminal, pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan, hingga dinamika sosial masyarakat di Papua Tengah. Cakupan liputan berfokus pada Nabire dan wilayah sekitarnya dengan orientasi pelayanan informasi kepada publik. Sebagai media lokal yang berkembang, InfoNabire membuka ruang klarifikasi, hak jawab, dan koreksi sesuai dengan ketentuan jurnalistik yang berlaku. Informasi resmi dan komunikasi redaksi dapat disampaikan melalui email: infonabirepapua@gmail.com serta kanal media sosial resmi InfoNabire.

Related Post

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Example 728x250