Paul Finsen Mayor Minta Wacana Sawit Dihentikan: Orang Papua Tidak Suka, Butuh Pendidikan dan Kesehatan Bukan Markas Tentara

Senator Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor. (Foto: Tangkapan layar video YouTube/IN)

InfoNabire.com – Senator Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, menginterupsi jalannya Sidang Paripurna DPD RI ke-6 Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Ruang Rapat Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Dalam interupsinya, Finsen meminta Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menghentikan rencana penanaman kelapa sawit di Papua. Ia menegaskan bahwa masyarakat adat Papua secara tegas menolak wacana tersebut.

“Masyarakat adat di Papua itu menolak wacana sawit di Papua. Jadi nanti sampaikan ke Pak Prabowo sama Pak Bahlil itu stop dengan barang itu. Karena orang Papua tidak suka,” ujar Paul Finsen.

Selain isu sawit, Finsen juga mengkritik rencana pembentukan batalion ketahanan pangan di Papua. Menurutnya, kehadiran satuan tersebut tidak menjawab kebutuhan mendasar masyarakat Papua.

“Itu didatangkan apa batalion pertanian atau perkebunan. Orang Papua butuh sekolah dan rumah sakit, bukan markas tentara. Itu yang penting,” tegasnya.

Menanggapi interupsi tersebut, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin yang memimpin sidang menyatakan pihaknya akan menyampaikan aspirasi tersebut langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Kami sedang mencari jadwal untuk bertemu langsung dengan Pak Presiden dalam rapat konsultasi guna menyampaikan hal yang sama,” kata Sultan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup