Diben Elaby Minta Aparat Segera Bertindak Terkait Konflik Kwamki Narama

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, Diben Elaby. (Foto: Yusran/IN)

‎NABIRE – Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah, Diben Elaby, meminta aparat dan pemerintah daerah segera bertindak menyikapi konflik yang terjadi di Distrik Kwamki Narama.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, konflik di Kwamki Narama telah berlangsung sejak Oktober 2025 dan hingga 5 Januari 2026 menyebabkan jatuhnya 11 korban jiwa.

Diben Elaby menegaskan, segala bentuk perang atau konflik yang menghilangkan nyawa manusia merupakan perbuatan jahat dan melanggar hukum, apa pun alasan yang melatarbelakanginya.

‎“Perang yang menghilangkan nyawa orang adalah perbuatan jahat dan melanggar hukum, apapun alasan penyebab terjadinya perang itu,” tegasnya.

‎Melalui video imbauan yang dilihat infonabire.com, Selasa (6/1/2026), Diben Elaby menyerukan kepada seluruh unsur pimpinan daerah dan aparat penegak hukum agar segera mengambil langkah konkret.

Baca juga:  Pertemuan Komisi I DPRP Papua Tengah dan Kapolda Bahas Konflik di Pasar Karang Tumaritis

Ia meminta Gubernur Papua Tengah, para bupati, serta jajaran kepolisian, mulai dari Kapolda hingga Kapolres, untuk segera bergerak dan melakukan tindakan tegas dengan menegakkan hukum positif.

‎“Saya selaku Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Tengah menghimbau kepada kepala daerah, Gubernur, Bupati, Kapolda, Kapolres, serta seluruh penegak hukum agar segera bertindak tegas dan menegakkan hukum positif,” ujarnya.

‎Menurut Diben Elaby, langkah cepat dan tegas sangat diperlukan agar konflik serupa tidak kembali terjadi dan terus memakan korban di kemudian hari.

‎Ia juga menegaskan, DPR Provinsi Papua Tengah mendukung penuh Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan aparat keamanan dalam upaya penegakan hukum serta pemulihan situasi keamanan di wilayah tersebut.

Baca juga:  Galeri Foto: Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025, Meriah Sejak Pembukaan hingga Penutupan

‎“Kami DPR Provinsi Papua Tengah mendukung penuh agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup