Kontak Tembak di Kali Harapan, Polres Nabire Pastikan Kamtibmas Tetap Terkendali
NABIRE – Kepolisian Resor Nabire memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, tetap terkendali pasca insiden kontak tembak yang terjadi di wilayah Nabarua Atas, sekitar Kali Harapan, Minggu (1/3/2026) kemarin.
Kapolres Nabire, AKBP. Samuel. D. Tatiratu, S.I.K mengatakan aparat bertindak sesuai prosedur dalam merespons laporan keberadaan kelompok bersenjata di wilayah perbukitan sekitar Kepala Air.
“Pada prinsipnya, setiap bentuk kejahatan yang mengganggu dan meresahkan masyarakat tidak dapat dibenarkan. Selama tindakan tersebut berdampak pada situasi keamanan, maka penegakan hukum harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Samuel saat ditemui di Mapolres Nabire, Senin (2/3/2026).
Dalam operasi tersebut, aparat keamanan mengerahkan 2 (dua) unit helikopter untuk mendukung pengamanan dan pemantauan situasi di lapangan. Pengerahan ini dilakukan setelah aparat menerima informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata yang diduga dipimpin Aibon Kogoya di kawasan perbukitan tersebut.
Suara letusan senjata api sempat memicu kepanikan warga yang bermukim di sekitar Kali Harapan, Nabire. Aktivitas masyarakat di wilayah itu dilaporkan sempat terganggu akibat meningkatnya situasi keamanan.
Informasi yang dihimpun media ini, dalam peristiwa tersebut, 2 (dua) aparat keamanan dilaporkan mengalami luka tembak saat terjadi kontak dengan kelompok bersenjata. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun dampak kerusakan akibat insiden terbaru di kawasan Kepala Air tersebut.
Kapolres menegaskan, dalam setiap langkah penindakan, aparat mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) serta mengedepankan pendekatan terpadu bersama unsur terkait, termasuk jajaran TNI yang terlibat.
Ia juga mengaitkan operasi di Kepala Air dengan insiden sebelumnya di area Pos perusahaan PT. Kristalin Eka Lestari di wilayah Lagari, Nabire. Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait rangkaian peristiwa yang terjadi di sejumlah titik tersebut.
Terkait situasi terkini, Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Masyarakat tidak perlu panik. Silakan tetap beraktivitas seperti biasa. Kami melaksanakan patroli siang dan malam, baik secara statis di titik tertentu maupun patroli bergerak di sejumlah wilayah,” katanya.
Ia menambahkan, aparat Kepolisian bersama TNI akan terus meningkatkan patroli dan koordinasi lintas sektor guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga Kabupaten Nabire.
Pihak kepolisian memastikan pengamanan di sejumlah titik strategis terus diperketat, sementara patroli gabungan digelar secara berkala untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan. Situasi di Nabire hingga Senin (2/3/2026) dilaporkan dalam kondisi terkendali.








