Belum Genap Sehari, Kasus Penemuan Jenazah Kembali Terjadi di Nabire Barat

Foto: Ilustrasi penemuan jenazah pria di Kalisemen, Nabire Barat.

NABIRE, InfoNabire.com – Belum genap sehari, kasus penemuan jenazah kembali terjadi di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (16/4/2026) pagi.

Sebelumnya, warga juga digegerkan dengan penemuan dua jenazah di sebuah rumah di Jalan Sasera, Nabire Barat, pada Rabu malam (15/4/2026) sekitar pukul 20.18 WIT.

Kini, peristiwa serupa kembali terjadi. Seorang pria berinisial N.R. (48) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di jalur 1 A, Kampung Kalisemen.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, dalam laporan polisi bilang bahwa jenazah korban ditemukan sekitar pukul 10.30 WIT oleh dua warga yang datang ke rumahnya.

“Dua saksi datang ke rumah korban untuk meminta kartu antrian minyak tanah. Saat masuk melalui jendela belakang, mereka melihat korban sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur,” kata Kapolres.

Baca juga:  Sat Lantas Polres Nabire Gelar Gatur di Kawasan Tertib Lalu Lintas

Saat ditemukan, korban dalam kondisi terbaring di tempat tidur tanpa busana di dalam rumahnya.

Dua saksi tersebut masing-masing berinisial S.P (72) dan S.Y (55), warga Kampung Kalisemen.

Berdasarkan keterangan saksi, terakhir kali korban diketahui pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIT. Saat itu, salah satu saksi sempat mengantar makanan, namun tidak bertemu korban dan hanya meletakkan makanan di depan rumah.

“Saksi sempat mencium bau tidak sedap, namun tidak curiga karena mendapat informasi dari tetangga bahwa korban sedang pergi memancing,” jelasnya.

Sekitar pukul 11.00 WIT, anggota Polsek Nabire Barat bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intel tiba di lokasi setelah menerima laporan masyarakat.

Baca juga:  Warga Jalan Siriwo Nabire Geger, Penghuni Kos Ditemukan Tak Bernyawa

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di atas tempat tidur. Korban diketahui telah tinggal seorang diri selama kurang lebih tiga tahun terakhir.

“Untuk penyebab kematian korban hingga saat ini belum dapat dipastikan,” ujar AKBP Samuel.

Dalam catatan kepolisian, korban juga diketahui tidak memiliki riwayat penyakit selama ini.

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi maupun visum.

Jenazah korban rencananya akan dimakamkan pada hari yang sama.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Wakil Ketua I DPRPT, Diben Elaby, S.TH
Wakil Ketua I DPRPT, Diben Elaby, S.TH
l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup