Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Bedah Rumah Warga hingga Jadi Hunian Layak
NABIRE – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, Polres Nabire menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program bedah rumah. Rumah milik Yulius Danomira, warga Jalan Jakarta, Karang Mulia, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, yang sebelumnya tidak layak huni, kini telah berubah menjadi hunian baru yang nyaman dan layak ditempati.
Peresmian sekaligus penyerahan kunci rumah berlangsung pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini, S.I.K., M.Si., didampingi Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR, serta dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar.
Rumah baru tersebut dibangun dengan luas 13 x 13 meter dan dilengkapi lima kamar tidur, dua kamar mandi, ruang tamu, ruang makan, dapur basah, serta dapur kering. Hunian itu menggantikan rumah lama keluarga Yulius yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu bilang, rumah Yulius dipilih setelah pihaknya bersama Wakapolres dan jajaran melakukan survei langsung di sejumlah lokasi.
Ia menjelaskan, rumah lama keluarga tersebut hanya berukuran sekitar 2,5 x 6 meter. Bangunannya sudah miring, atap mengalami kebocoran parah, dan dindingnya rapuh hingga mudah terlepas saat disentuh.
“Melihat kondisi tersebut, kami bersama rekan-rekan perwira langsung memutuskan untuk mengambil tindakan. Pengerjaan bedah rumah ini berlangsung kurang lebih hampir tiga bulan, dimulai sejak 27 Maret hingga selesai kemarin,” kata Samuel.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Nabire, para tukang, relawan, serta para donatur yang telah bergotong royong membantu pembangunan rumah tersebut hingga selesai tepat waktu menjelang HUT Bhayangkara ke-80.

Sebelum diresmikan, rumah tersebut ditahbiskan melalui ibadah syukur yang dipimpin Pendeta Esau Markus Wospakrik, S.Th.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini memberikan apresiasi kepada Kapolres Nabire beserta seluruh jajaran atas keberhasilan menyelesaikan program bedah rumah tersebut.

Menurut Kapolda, penyerahan rumah itu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Rumah yang dulunya kotor, rapuh, dan tidak layak huni, hari ini telah berubah menjadi rumah yang lebih manusiawi untuk ditinggali. Rumah adalah tempat pulang yang paling aman, tempat anak-anak belajar, tempat keluarga berdoa, dan tempat orang tua melepas lelah,” tutur Jeremias.

Kapolda juga menitipkan pesan kepada Yulius Danomira beserta keluarga agar menjaga dan merawat rumah tersebut dengan baik. Ia menegaskan rumah itu merupakan amanah yang lahir dari kepedulian anggota Polri, para donatur, dan masyarakat.
Ia berharap rumah baru tersebut membawa ketenangan, kesehatan, rezeki yang lebih baik, serta menjadi penyemangat bagi masa depan dan pendidikan anak-anak keluarga Yulius.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, pengguntingan pita oleh Kapolda Papua Tengah, serta penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada keluarga Yulius Danomira.

























