Polres Nabire Ungkap 8 Kasus Curas, Amankan 7 Pelaku dan 62 Sepeda Motor
NABIRE, InfoNabire.com – Polres Nabire berhasil mengungkap delapan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tujuh orang pelaku serta menyita 62 unit sepeda motor dan satu senjata tajam jenis kampak sebagai barang bukti.
Keberhasilan itu disampaikan Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR saat memimpin konferensi pers di Mapolres Nabire pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk transparansi kepolisian kepada masyarakat sekaligus penegasan komitmen Polres Nabire dalam memberantas tindak kriminal di wilayah hukumnya.
Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire bersama Tim Khusus (Timsus) Polda Papua Tengah.

“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Nabire bersama Tim Khusus Polda Papua Tengah, kami berhasil mengungkap delapan laporan polisi tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Dari delapan laporan tersebut, kami telah mengamankan tujuh orang pelaku yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Nabire,” ujar AKBP Samuel Dominggus Tatiratu.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan maupun diperoleh dari hasil kejahatan. Barang bukti tersebut terdiri atas satu senjata tajam jenis kampak dan 62 unit sepeda motor hasil pengungkapan perkara selama periode Januari hingga Agustus 2026.
Menurut Kapolres, keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan Polres Nabire dalam menindak setiap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penangkapan hingga pengumpulan alat bukti.
Kapolres menambahkan, pengungkapan kasus tidak lepas dari kerja sama seluruh personel Polres Nabire, dukungan Timsus Polda Papua Tengah, serta partisipasi masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja secara profesional serta kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi. Sinergi seperti ini akan terus kami tingkatkan agar setiap tindak pidana dapat segera diungkap dan pelakunya diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.
Ke depan, Polres Nabire akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan melalui patroli rutin, penyelidikan, serta penegakan hukum terhadap berbagai tindak kriminal, khususnya kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dalam menjaga harta benda serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus.
Menurutnya, terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif membutuhkan sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.
Melalui pengungkapan ini, Polres Nabire berharap kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian terus meningkat, sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan yang berupaya mengganggu keamanan di Kabupaten Nabire.






























