Dua Rumah di Nabire Terbakar dalam Sehari, Damkar Pemprov Papua Tengah Bergerak Cepat Padamkan Api
NABIRE — Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Nabire pada Senin (1/12/2025). Dalam kurun waktu kurang dari lima jam, dua rumah milik warga di Aspol Kota Lama dan Jalan Kimi dilalap api. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Provinsi Papua Tengah bergerak cepat ke lokasi dan berhasil memadamkan api tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran Pertama di Aspol Kota Lama
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 11.00 WIT di kompleks Aspol Kota Lama, Nabire. Peristiwa ini diketahui setelah Pak Septian, penjaga rumah, melaporkan kejadian tersebut.
Rumah tersebut diketahui milik Yeremias Yeroserai (39), seorang anggota Polri yang tinggal di Jalan Morgo, Asrama Polisi, Kota Lama.
Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik pada kabel kulkas, yang kemudian merambat dan membakar perabotan rumah tangga. Tidak ada korban dalam kejadian ini.
Tim Damkar menerima laporan pada 11.12 WIT. Selang dua menit, tim langsung bergerak ke lokasi menggunakan dua mobil pemadam berkapasitas 5.000 dan 10.000 liter air. Api berhasil dipadamkan dan proses evakuasi selesai pukul 11.50 WIT.
Petugas yang bertugas dipimpin oleh Kabid Gulkarmat, Drs. Nicolas A. S. Wambrauw bersama anggota:
G. M. Usior
J. Wonatorei
M. Karim
Yosep Duwiri
Melkisedek Badi
Tim cadangan (back up) juga disiapkan bila terjadi kondisi darurat lanjutan.
Kebakaran Kedua di Jalan Kimi
Kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 15.40 WIT di Jalan Kimi, Nabire, dan dilaporkan oleh seorang warga bernama Pila. Rumah tersebut milik Fidelis Tadungalo (48), seorang petani.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di lantai dua rumah, yang kemudian dengan cepat melahap sejumlah perabotan rumah tangga. Sama seperti kejadian sebelumnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Tim Damkar kembali bergerak cepat. Pada 15.42 WIT, mobil pemadam menuju lokasi dan tiba pukul 16.00 WIT. Dua unit kendaraan pemadam dengan kapasitas 5.000 dan 10.000 liter dikerahkan untuk memadamkan api. Proses evakuasi dan pemadaman selesai pukul 17.00 WIT.
Menariknya, upaya pemadaman juga mendapatkan bantuan suplai air dari TNI, sehingga proses penanganan berjalan lebih cepat.
Anggota Damkar yang terlibat antara lain:
G. M. Usior
J. Wonatorei
M. Karim
Yosep Duwiri
Melkisedek Badi
Julio Yoweni
Selain itu, sebanyak sebelas personel siaga sebagai tim cadangan.
Petugas Damkar menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas sektor dalam penanganan dua peristiwa kebakaran tersebut. Berkat respons cepat dan suplai air tambahan, api tidak menjalar ke bangunan lain.
Kedua laporan kebakaran tersebut menegaskan kesiapsiagaan Damkar Papua Tengah dalam merespons kondisi darurat.














