INI Penyebab Pesawat Smart Cakrawala Aviation Mendarat Darurat di Pantai Bandara Nabire

Pesawat milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan tipe Cessna 208 Caravan dan registrasi PK-SNS terpaksa melakukan pendaratan darurat di pantai Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026). (Foto: Istimewa–Nabirenet–InfoNabirecom)

NABIRE – Pesawat milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan tipe Cessna 208 Caravan dan registrasi PK-SNS terpaksa melakukan pendaratan darurat di pantai Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026). Insiden tersebut terjadi akibat gangguan mesin yang muncul sesaat setelah pesawat lepas landas.

Pesawat tersebut mengangkut 13 penumpang dan sebelumnya berangkat dari Bandar Udara Nabire (NBX) dengan tujuan Bandar Udara Kaimana (KNG). Namun, tak lama setelah take off, Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K mendeteksi adanya masalah pada mesin pesawat.

Seiring berkurangnya thrust power, pilot memutuskan untuk melakukan Return To Base (RTB) demi menjaga keselamatan penerbangan. Dalam kondisi tersebut, pesawat akhirnya mendarat darurat di area bibir pantai Bandara Nabire sebagai langkah paling aman.

“Kondisi seluruh kru dan penumpang dalam keadaan baik dan selamat,”
dikutip dari Nabire.Net, Selasa, (27/1) pukul 15.38 WIT.

Pesawat diketahui diawaki oleh Second in Command (SIC) FO. Baguss dan melayani penerbangan jenis penumpang (Pax Flight). Pesawat Cessna 208 Caravan tersebut menggunakan mesin Pratt & Whitney.

Pihak Safety & Quality (SQ) Department PT Smart Cakrawala Aviation langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), untuk penanganan lebih lanjut serta proses investigasi guna mengetahui penyebab pasti gangguan mesin.

Hingga berita ini diterbitkan, seluruh kru dan penumpang telah dievakuasi dengan aman, sementara pesawat masih dalam penanganan pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup