Ketua Panitia Ungkap Filosofi Nama PB Gorengan, Berawal dari Ngopi dan Gorengan di Nabire
NABIRE, InfoNabire.com – Di balik nama PB Gorengan, ternyata tersimpan kisah sederhana yang penuh makna. Komunitas bulutangkis yang kini akan menggelar PB Gorengan Cup 2026 itu lahir dari kebersamaan sekelompok pecinta badminton yang rutin berkumpul sambil menikmati gorengan di Kota Nabire.
Ketua Panitia PB Gorengan Cup 2026, Samna, S.H., M.H., menceritakan bahwa ide membentuk PB Gorengan muncul ketika dirinya bersama beberapa rekan baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Nabire.
“Awalnya saat kami pertama kali datang ke Kota Nabire, kami sering ngopi bersama teman-teman. Kebetulan hobi kami sama, yaitu bermain badminton. Setiap kali berkumpul, kami selalu ditemani gorengan. Dari situlah muncul ide membentuk sebuah perkumpulan bulutangkis yang kemudian kami beri nama PB Gorengan,” kata Samna kepada InfoNabire.com, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, nama “Gorengan” bukan dipilih tanpa alasan. Ada filosofi yang ingin ditanamkan dalam komunitas tersebut.
Samna menjelaskan bahwa gorengan merupakan makanan sederhana yang hampir selalu hadir di tengah kebersamaan masyarakat. Kesederhanaan itulah yang ingin dibawa oleh PB Gorengan dalam membangun persaudaraan di dunia olahraga.
“Makna gorengan bukan sekadar makanan. Gorengan itu sederhana, tetapi selalu istimewa karena dinikmati bersama. Di situ ada kebersamaan dan kolaborasi. Nilai itulah yang ingin kami bangun di PB Gorengan,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut kemudian diwujudkan melalui latihan rutin hingga akhirnya komunitas semakin berkembang dan resmi berdiri sebagai klub bulutangkis.
Samna mengungkapkan, PB Gorengan baru berdiri sekitar empat bulan lalu. Meski masih tergolong baru, klub tersebut telah mengantongi legalitas setelah menerima surat keputusan (SK) dari instansi terkait.
“Kami bersyukur karena sekarang PB Gorengan sudah berbadan hukum. SK kami sudah terbit dan kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada kami untuk berkembang serta berolahraga di Kabupaten Nabire,” katanya.
Saat ini, PB Gorengan memiliki 24 anggota aktif yang rutin mengikuti latihan bersama. Namun, klub tersebut tetap membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung.
“Prinsip kami terbuka. Terbuka hati dan terbuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin bergabung dengan PB Gorengan. Teman-teman bisa menghubungi saya selaku ketua, sekretaris, maupun wakil ketua untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” jelas Samna.
Melalui PB Gorengan, Samna berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan bulutangkis sebagai sarana menjaga kesehatan, mempererat tali silaturahmi, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi di Kabupaten Nabire.

























