UPDATE: Gagal Mendarat Darurat, Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Nabire Barat, Jumlah Penumpang Diklarifikasi 13 Orang

Pesawat Smart Air jenis Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS yang melayani rute Nabire–Kaimana mengalami kecelakaan dan jatuh ke laut di perairan Nabire Barat, Selasa (27/1/2026). (Foto: Istimewa/IN)

NABIRE – Pesawat Smart Air jenis Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS yang melayani rute Nabire–Kaimana mengalami kecelakaan dan jatuh ke laut di perairan Nabire Barat, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan informasi update yang diterima wartawan infonabire.com hingga pukul 15.00 WIT, pesawat tersebut sempat lepas landas (take off) dari Bandara Nabire. Namun beberapa menit setelah mengudara, pesawat berbelok kembali ke arah bandara untuk melakukan pendaratan darurat.

Dalam proses pendaratan darurat tersebut, pesawat gagal mendarat dan akhirnya jatuh ke laut di sekitar logpond Kaladiri, Pantai Nabire Barat, Kabupaten Nabire.

Pesawat Smart Air PK-SNS itu membawa total 13 orang, terdiri dari 1 pilot, 1 kru, dan 11 penumpang. Seluruh pilot, kru, dan penumpang dilaporkan selamat, dan saat ini telah dievakuasi serta dibawa ke RSUD Nabire untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Sebelumnya, informasi awal menyebutkan pesawat membawa 13 penumpang dan 2 kru atau total 15 orang. Namun berdasarkan manifest yang diperoleh media ini, jumlah penumpang dan awak pesawat diklarifikasi menjadi 13 orang, yakni 1 pilot, 1 kru, dan 11 penumpang.

Adapun data sementara penumpang pesawat tersebut sebagai berikut:

Yosua Maniba
Yantinus Iyai
Yunus Bastira
Baharudin Rada
Muh. Rada
Barandina Awujani
Nonce Bary
Muh. Ridho
Iwan
Maria Komboy
Juptianto

Sementara itu, aparat kepolisian bersama petugas gabungan TNI–Polri dan instansi terkait masih melakukan penanganan di lokasi kejadian serta pendalaman terkait penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

Berita ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan informasi resmi selanjutnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan pesawat Smart Air PK-SNS tersebut masih belum diketahui dan masih dalam pendalaman pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup