NABIRE – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mempercepat pemulihan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong–Merauke yang mengalami gangguan di dua titik.

Telkom menargetkan tahap awal perbaikan atau temporary recovery selesai pada minggu pertama September 2025. Setelah itu, dilanjutkan dengan perbaikan permanen (permanent recovery) agar layanan komunikasi kembali stabil.

“Kapal khusus sudah tiba di perairan Wakatobi dan bergerak menuju titik gangguan. Kami terus memantau proses perbaikan dan memastikan percepatan berjalan maksimal,” bilang SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, dikutip pada Minggu (24/8/2025).

Sebagai langkah antisipasi, TelkomGroup membuka dua Posko Merah Putih di Merauke, yaitu di Komdigi Kabupaten Merauke dan Kantor Polres Merauke. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Baca juga:  Polda Papua Tengah Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Nabire

Pelanggan Telkomsel Prabayar mendapat perpanjangan masa aktif kartu tanpa isi ulang, serta bisa mengklaim paket 1.000 SMS hanya Rp1 per hari melalui UMB 88820#. Setelah gangguan berakhir, Telkomsel juga memberikan kompensasi kuota data sesuai ketentuan.

Sementara pelanggan IndiHome memperoleh potongan tagihan prorata sesuai lama gangguan. Untuk segmen bisnis atau B2B, kompensasi juga diberikan berdasarkan aturan yang berlaku.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses perbaikan berjalan lancar. Komitmen Telkom adalah menghadirkan layanan komunikasi yang segera normal dan stabil,” tutup Reza.

Tim infoNabire
Editor
Tim infoNabire
Reporter