Kepala Suku Sarakwari Agus Rumatrai Sosialisasikan Kamtibmas, Bagikan Sembako dan Alat Pancing kepada Warga Kampung Sima
NABIRE – Kepala Suku Sarakwari, Agus Rumatrai, menggelar kegiatan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), nonton bareng (nobar) Suara Papua edisi Nabire, serta pembagian bantuan sosial kepada warga di Kampung Sima, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 30 warga itu diawali dengan doa bersama yang dipimpin Sekretaris Kampung Sima. Setelah itu, Agus Rumatrai menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan kampung.
Dalam arahannya, Agus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman warga. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar saling menjaga dan mengawasi keamanan lingkungan demi menciptakan suasana kampung yang aman, damai, dan kondusif.
Usai penyampaian materi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog bersama masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi yang diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah.

Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah kebutuhan pembangunan lampu penerangan jalan di Kampung Sima. Menurut warga, keberadaan penerangan jalan akan meningkatkan keamanan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari.
Selain itu, masyarakat juga meminta agar ketersediaan obat-obatan di Puskesmas Sima, khususnya obat malaria, dapat ditingkatkan. Warga mengaku selama ini pasokan obat sering terlambat karena proses pengadaan melalui Dinas Kesehatan membutuhkan waktu hingga sekitar satu bulan sejak pemesanan dilakukan.
Setelah sesi dialog, Agus Rumatrai menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dan alat pancing kepada masyarakat yang hadir. Bantuan alat pancing dinilai sangat bermanfaat karena sebagian besar warga Kampung Sima berprofesi sebagai nelayan.
Masyarakat menyambut pembagian bantuan tersebut dengan antusias. Mereka berharap bantuan itu dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menunjang aktivitas mencari nafkah di laut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan dengan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan dasar, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan kesehatan. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah agar kesejahteraan masyarakat di Kampung Sima terus meningkat.

































