Meski Jadi Korban Bacok, Pendeta Ini Tetap Mengampuni dan Ikhlas

Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku membacok pendeta di Jalan Lagari, Karang Tumaritis, Nabire pada Maret 2025 (kiri). Pendeta John Chrysostom Bani menyampaikan pengampunan dan keikhlasan saat press release Polres Nabire, Jumat (5/9/2025) malam (kanan). (Dok. Yusran/IN)

NABIRE, Infonabire.com – Ungkapan tulus disampaikan Pendeta John Chrysostom Bani (52), korban pembacokan di Jalan Lagari, Karang Tumaritis, Nabire, pada Maret lalu. Meski dirinya mengalami luka serius akibat ditebas parang oleh pelaku, sang pendeta tetap memilih mengampuni dan mengikhlaskan kejadian itu.

Ungkapan haru ini ia sampaikan saat press release Polres Nabire yang dipimpin Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, di Mapolres Nabire, Jumat (5/9/2025) malam.

“Sebagai korban, saya ucapkan terima kasih kepada Tuhan Yesus dan kepada Bapak Kapolres Nabire, Bapak Kasat Reskrim, serta semua teman-teman kepolisian yang sudah berjuang. Sebenarnya kami sudah mengampuni dan menganggap selesai,” ungkap Pendeta John dengan suara bergetar.

Baca juga:  Dari Papua Tengah, Festival Media Se-Tanah Papua 2026 Jadi Tonggak Sejarah Pers Papua

Ia mengaku terkejut saat mendapat kabar bahwa pelaku berhasil ditangkap polisi. Banyak pihak menanyakan padanya perkembangan kasus tersebut, namun ia selalu menegaskan sudah memaafkan.

“Kami tahu di Papua begitu banyak hal-hal yang sangat berat bagi kepolisian. Sehingga kalau toh kasus saya ini tidak terungkap juga tidak apa-apa karena kami sudah mengampuni dan sudah menganggap selesai,” lanjutnya.

Kasus Viral pada 28 Maret 2025

Peristiwa ini terjadi pada 28 Maret 2025 di Jalan Lagari, Karang Tumaritis. Saat itu korban baru saja memarkir motor ketika NT bersama rekannya menodongkan parang dan meminta kunci kendaraan. Karena korban menolak, NT menebaskan parang hingga mengenai leher dan tangan korban.

Baca juga:  Jelang Idul Fitri dan Nyepi 2026, Bupati Nabire Larang Penjualan dan Konsumsi Miras

Aksi kejam tersebut terekam kamera pengawas CCTV dan sempat viral di media sosial. Warga yang berdatangan membuat pelaku melarikan diri, sementara korban dilarikan ke RSUD Nabire untuk mendapat perawatan medis.

Sebelumnya, Polres Nabire menangkap dua pelaku berinisial NT alias KT (18) dan TY alias T yang diduga kuat terlibat dalam aksi pembacokan ini. Kedua pelaku dibekuk tim Resmob Polres Nabire pada Jumat (5/9/2025) setelah sempat buron berbulan-bulan.

Wakil Ketua I DPRPT, Diben Elaby, S.TH
Wakil Ketua I DPRPT, Diben Elaby, S.TH
l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup