Aksi Warga Dukung DOB Kabupaten Moni, Ratusan Orang Suarakan Aspirasi di Nabire Barat

NABIRE, InfoNabire.com – Ratusan warga Suku Moni menggelar aksi dukungan terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Moni di Kampung Gerbang Sadu Wadio, Distrik Nabire Barat, Sabtu (02/05/2026). Aksi ini menjadi bentuk penegasan aspirasi masyarakat yang menginginkan percepatan pemekaran wilayah di Papua Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, warga menyuarakan dukungan secara serentak dengan mengeluarkan suara khas Suku Migani yang dikenal sebagai Waiteya. Tradisi ini menjadi simbol kebangkitan kembali perjuangan pemekaran yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Ketua Tim Pemekaran Kabupaten Moni, Isaias Zonggonau, bilang perjuangan pembentukan DOB bukan hal baru. Ia menjelaskan, aspirasi tersebut sudah muncul sejak tahun 2000 bersamaan dengan pemekaran Kabupaten Deiyai dan Intan Jaya.

Namun, proses itu sempat terhenti karena kendala administrasi dan moratorium pemekaran daerah pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo setelah pandemi COVID-19.

Baca juga:  Anggota Komisi A DPRK Nabire Kunjungi Korban Insiden Pasar Karang di RSUD

Isaias menegaskan, saat ini peluang pembentukan DOB kembali terbuka. Tim pemekaran juga sudah memperbarui seluruh dokumen administrasi, termasuk kajian akademik yang melibatkan Universitas Cenderawasih sebagai dasar pengusulan.

Rencana pembentukan Kabupaten Moni mencakup lima distrik, yakni Distrik Dumadama, Dogomo, Bibida, Bogobaida, dan Wegee Muka. Wilayah-wilayah tersebut dinilai masih terisolir sehingga membutuhkan percepatan pembangunan melalui pemekaran untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan dari Kabupaten induk, Paniai.

Dukungan terhadap pemekaran ini juga datang dari Kepala Suku Moni, Agus Zonggonau. Ia menilai pembentukan Kabupaten Moni merupakan kebutuhan mendesak demi kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.

Hal senada disampaikan tokoh intelektual Moni, Melkianus Zonggonau. Ia menyebut Kabupaten Moni ke depan akan menjadi wilayah yang inklusif bagi Suku Moni maupun Suku Mee yang mendiami kawasan tersebut.

Baca juga:  200 Paket Takjil Dibagikan Polda Papua Tengah di Nabire

Dari sisi kesiapan aparatur, tim pemekaran mengklaim telah menyiapkan sekitar 600 aparatur sipil negara (ASN) putra-putri Suku Moni yang siap menjalankan roda pemerintahan jika DOB resmi terbentuk.

Selain dukungan masyarakat, dorongan politik juga disebut telah mengalir dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Bupati Paniai Yanpit Nawipa.

Masyarakat berharap pembentukan Kabupaten Moni dapat menjadi solusi untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman pegunungan Papua Tengah.

Selamat Memperingati Hari Buruh Nasional 1 Mei 2026
Selamat Memperingati Hari Buruh Nasional 1 Mei 2026
Selamat Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026
Selamat Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026
Selamat Memperingati Hari Buruh Nasional 1 Mei 2026
Selamat Memperingati Hari Buruh Nasional 1 Mei 2026
Selamat Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026
Selamat Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026
l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup