Gubernur Papua Tengah Tatap Muka Guru se-Provinsi, Perkuat Komitmen Pendidikan Berkualitas
NABIRE – Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah menggelar tatap muka bersama perwakilan guru se-Provinsi Papua Tengah sebagai bentuk penguatan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (6/1/2026).
Tatap muka ini menjadi bagian dari program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah di bidang pendidikan, khususnya melalui pendampingan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahap III serta PPG Guru Tertentu di Daerah Khusus yang memiliki keterbatasan akses internet.
Program tersebut terlaksana melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan Yayasan Masyarakat SM3T Institute, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi guru, terutama yang bertugas di wilayah khusus dan daerah terpencil.
Momen dialog ini menjadi ruang strategis antara pemerintah daerah dan para pendidik untuk membahas langsung berbagai tantangan pendidikan di lapangan, sekaligus merumuskan langkah konkret peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan sumber daya manusia.
Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH, menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru merupakan amanah besar untuk menyiapkan masa depan generasi Papua Tengah, bukan sekadar janji politik.
“Setelah selesai dari sini, saya minta dengan hormat teman-teman guru kembali ke tempat tugas dan terus belajar. Kita kembali dan belajar agar suatu saat anak-anak kita bisa menggantikan kita,” tegas Gubernur.
Ia juga menekankan, keberhasilan pembangunan pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru dan sistem pendukung yang kuat, termasuk ketersediaan data yang valid dan terintegrasi.
“Kalau datanya valid, mau menaikkan insentif guru tidak sulit. Tapi kalau data tidak valid, itu yang menyulitkan. Semua harus berdasarkan data,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Program Pendampingan PPG Guru Tertentu Tahap III dan PPG Daerah Khusus Tahun 2025 yang dilaksanakan bersama Yayasan Masyarakat SM3T Institute.
Program ini mencatat capaian membanggakan dengan 801 guru Papua Tengah lulus 100 persen, termasuk guru-guru yang bertugas di wilayah terpencil dan selama ini menghadapi keterbatasan jaringan internet.
Sebagai penutup kegiatan, Gubernur Papua Tengah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kelulusan kepada 801 guru peserta PPG. Penyerahan SK tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi Papua Tengah yang lebih unggul ke depan.

















