Pelayanan MBG Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 YAPTH di SD Negeri Inpres 01 Sanoba Dinilai Baik dan Lancar

Kepala Sekolah SD Negeri Inpres 01 Sanoba, Mina Idie, S.Pd.K. (Foto: Yusran/IN)

Nabire – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Inpres 01 Sanoba dinilai berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri Inpres 01 Sanoba, Mina Idie, S.Pd.K, kepada wartawan InfoNabire.com, Jumat (23/1), usai kegiatan belajar mengajar.

Menurut Mina Idie, selama program MBG berjalan di sekolah tersebut, tidak pernah ditemukan kendala berarti. Setiap pagi, makanan bergizi didistribusikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Pagi hari ini juga kami menerima Makan Bergizi Gratis. Karena ini merupakan program pemerintah, tentu kami mendukung penuh pelaksanaannya, meskipun ada beberapa orang tua yang datang untuk berdiskusi terkait program ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SD Negeri Inpres 01 Sanoba berada di bawah naungan pemerintah sehingga program MBG yang merupakan kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, dinilai sangat tepat dan membantu pemenuhan gizi peserta didik. Untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar, pihak sekolah mengatur jam makan secara bergiliran.

Baca juga:  “Ko Pilih Naik atau Sa Lompat?” Pria 22 Tahun di Kalibobo Usir Petugas dan Goyang Tiang Lampu

“Jam makan untuk kelas kecil, yaitu kelas 1, 2, dan 3, dilaksanakan pukul 10.00 WIT. Sementara untuk kelas besar, kelas 4, 5, dan 6, dilayani pada pukul 11.45 WIT,” jelasnya.

Diketahui, pelayanan MBG di SD Negeri Inpres 01 Sanoba dilaksanakan oleh Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 yang berada di bawah naungan Yayasan Anak Papua Tengah Hebat (YAPTH). Mina Idie menilai menu makanan yang disajikan selama ini cukup bervariasi dan dinilai baik untuk anak-anak.

“Menu yang diberikan selalu berganti-ganti, dan kami menilai itu sangat baik,” katanya.

Jumlah siswa yang menerima layanan MBG disesuaikan dengan data Dapodik sekolah, dengan total kurang lebih 400 siswa. Meski demikian, Mina Idie mengakui masih ada beberapa orang tua siswa yang belum mengizinkan anaknya mengikuti program MBG.

“Terkait hal itu, kami sudah melakukan rapat bersama orang tua murid sebelum program berjalan. Setiap kelas membuat pernyataan tertulis sebagai bentuk persetujuan. Jika ada yang tidak setuju, anak tersebut kami pulangkan lebih awal agar tidak menimbulkan rasa kurang nyaman,” ungkapnya.

Baca juga:  Ini Daftar Juara Lomba Tari Yospan Pelajar Se-Kabupaten Nabire

Ia menambahkan, pihak sekolah juga terus memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa selera makan anak tidak selalu bisa disamakan dengan keinginan orang tua.

Selain itu, Mina Idie mengapresiasi kinerja Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 YAPTH yang selama ini dinilai konsisten dan tepat waktu dalam pelayanan.

“Selama ini jam pelayanan selalu tepat waktu. Harapan kami, ke depan pelaksanaannya bisa terus ditingkatkan agar semakin baik,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Mina Idie mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama demi menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Nabire, khususnya dalam mendukung keberlanjutan program MBG.

“Program MBG ini adalah program Presiden, jadi mari kita jaga bersama. Yang masih kurang kita perbaiki, dan yang sudah baik mari kita tingkatkan agar program ini bisa berjalan terus,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup