Masyarakat Adat Enam Kepala Suku Dukung Relokasi Pedagang Pantai Nabire ke Taman Gizi
NABIRE, InfoNabire.com — Masyarakat Adat Enam Kepala Suku Pesisir dan Kepulauan menyatakan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten Nabire untuk merelokasi pedagang dari kawasan Pantai Nabire ke Taman Gizi.
Dukungan tersebut disampaikan Yohan Wanaha, yang mewakili Masyarakat Adat Enam Kepala Suku Pesisir dan Kepulauan, setelah pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Kabupaten Nabire di Jalan Wolter Monginsidi, Oyehe, Nabire, Papua Tengah, Kamis (10/9/2026).
Pertemuan tersebut turut melibatkan enam kepala suku Pesisir dan Kepulauan, Badan Koordinasi Enam Suku, Garda Pemuda, serta para sesepuh dan tokoh adat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda.
Yohan mengatakan, masyarakat adat telah menyatakan sikap untuk mendukung program Bupati Nabire terkait relokasi pedagang dari Pantai Nabire ke Taman Gizi.
“Dari hasil pertemuan perwakilan dari pemerintah Kabupaten Nabire dalam hari ini yang utama Kabupaten Abire, bertemu dengan kami, enam kepala suku, pesisir kepulauan, badan koordinasi enam suku, dan garda pemuda dan para sesepu, adat, toko adat, toko perempuan, toko pemuda. Kami nyatakan sikap malam ini bahwa kami mendukung penuh pemerintah daerah Kabupaten Nabire Dalam hal ini Pak Bupati atas program beliau untuk merelokasi para penjual atau pedagang dari Pantai Nabire ke Taman Gizi kami mendukung penuh dan kami berharap untuk keluarga-keluarga yang mengklaim yang bukan pemilik hak ulayat supaya bisa tahu diri dan mundur meninggalkan tempat itu karena itu fasilitas yang orang tua kami sudah serahkan bersama SK66 kepada pemerintah untuk dibangun,” kata Yohan Wanaha.
Menurut Yohan, masyarakat adat juga meminta pihak yang mengklaim memiliki hak atas kawasan tersebut untuk menghormati penyerahan lahan yang menurut mereka telah dilakukan oleh para pendahulu kepada pemerintah.
Ia menyebut penyerahan tersebut berkaitan dengan SK 66 yang menjadi dasar pembangunan fasilitas di kawasan tersebut.
Yohan menegaskan, dukungan Masyarakat Adat Enam Kepala Suku Pesisir dan Kepulauan diberikan terhadap program pemerintah daerah untuk menata kawasan Pantai Nabire dan memindahkan aktivitas pedagang ke Taman Gizi.
Masyarakat adat berharap proses relokasi berlangsung dengan tertib serta mendapat dukungan dari seluruh pihak.
Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Nabire sekaligus upaya mendorong penataan kawasan agar dapat berjalan sesuai rencana pemerintah daerah.

















Tinggalkan Balasan