Polres Paniai Kerahkan 80 Personel, Dampingi Ratusan Warga Terdampak

Polres Paniai bersama TNI dan instansi terkait melakukan penanganan serta pendampingan warga terdampak di posko kemanusiaan. (Foto: Humas Polres Paniai/IN)


PANIAI, InfoNabire.com – Polres Paniai bergerak cepat membantu warga yang terdampak situasi darurat di Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Polisi bersama TNI dan pemerintah daerah memastikan keamanan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengungsi.

Kapolres Paniai AKBP Roycke H. F. Betaubun, S.IP., S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla, dalam keterangan tertulis kepada infonabire.com, Rabu (9/9/2026) siang, menyebut Polres Paniai mengerahkan 80 personel untuk menangani kondisi darurat tersebut.

Polres Paniai Kerahkan 80 Personel, Dampingi Ratusan Warga Terdampak
Kapolres Paniai AKBP Roycke H. F. Betaubun, S.IP., S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla.

Personel dipimpin langsung Kabag Ops Polres Paniai AKP Nus Sahetapy, S.H. Mereka bekerja bersama 15 personel Kodim 1703/Paniai dari Koramil Paniai Timur di bawah pimpinan Danramil Kapten Inf Eko Warsito.

Selain unsur TNI-Polri, penanganan juga melibatkan lima personel BPBD, tiga anggota Satpol PP, satu unit ambulans, serta dua tenaga medis dari RSUD Paniai.

Baca juga:  Pemerintah Provinsi Papua Tengah Resmi Umumkan UMP 2026

150-200 Warga Mengungsi

Petugas memusatkan pengamanan dan pendampingan terhadap sekitar 150 hingga 200 warga yang mengungsi di sejumlah lokasi.

Warga menempati Posko Pengungsian Polres Paniai, Polsek Paniai Timur, masjid, serta rumah sanak keluarga.

Polres Paniai bersama TNI dan pemerintah daerah memastikan kebutuhan harian para pengungsi tetap terpenuhi. Petugas menyiapkan dan menyalurkan makanan siap saji secara rutin kepada warga.

Selain makanan, bantuan berupa selimut dan obat-obatan juga disalurkan untuk membantu menjaga kondisi kesehatan warga selama berada di tempat pengungsian.

Polwan Dampingi Anak-anak

Penanganan tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik. Polres Paniai juga memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis warga, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

Baca juga:  KNPI Papua Tengah Apresiasi Kapolres Nabire Amankan Aksi IPMADO

Personel Polwan bersama tenaga medis RSUD Paniai memberikan layanan trauma healing kepada warga terdampak.

Melalui kegiatan interaktif dan pendampingan psikososial, petugas berupaya membantu anak-anak mengurangi rasa takut serta memulihkan rasa aman setelah menghadapi situasi darurat.

Pendekatan dilakukan secara humanis agar anak-anak dapat kembali merasa nyaman dan perlahan menemukan keceriaan mereka.

Kapolres menegaskan, sinergi Polri, TNI, dan pemerintah daerah akan terus berjalan selama masyarakat masih membutuhkan pendampingan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan, bantuan, dan pelayanan hingga situasi kembali pulih.

l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup