Awal 2026, Program MBG Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 di Nabire Berjalan Konsisten
NABIRE – Memasuki awal tahun 2026, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto melalui Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 di Nabire terus berjalan secara konsisten. Program ini dikelola oleh Yayasan Anak Papua Tengah Hebat dan berlokasi di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Sanoba, Kabupaten Nabire.
Kepala SPPG Siriwini 002 Dapur Mama Kita, Sunaryo, menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBG di dapur Siriwini II telah berjalan rutin sejak 8 Januari 2026. Seluruh tahapan pelaksanaan, mulai dari pengadaan bahan pangan, pengolahan makanan, hingga distribusi kepada penerima manfaat, dilakukan sesuai standar gizi dan jadwal yang telah ditetapkan.
Menurut Sunaryo, pada awal tahun 2026 terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program. Tantangan tersebut meliputi ketersediaan bahan pangan segar dengan harga yang masih fluktuatif, penyesuaian jumlah porsi seiring bertambahnya penerima manfaat, serta koordinasi tenaga kerja dan distribusi makanan.
“Evaluasi terus kami lakukan, terutama peningkatan manajemen dapur karena adanya penambahan penerima manfaat. Hal ini juga diikuti dengan penambahan tenaga kerja,” jelasnya kepada infonabire.com Rabu (14/1/2026) siang.
Selain itu, pihak pengelola melakukan penyesuaian menu agar lebih efisien namun tetap memenuhi kebutuhan gizi. Penguatan koordinasi tim dan pengawasan kualitas makanan juga menjadi perhatian utama agar makanan yang disajikan tetap aman dan layak konsumsi.
Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 berkomitmen mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal Papua Tengah. Berbagai bahan seperti umbi-umbian, sayur lokal, serta hasil laut dimanfaatkan sebagai menu utama MBG guna mendukung perekonomian lokal dan memastikan bahan makanan tetap segar.

Sunaryo menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan program MBG tetap mengikuti arahan Koordinator Wilayah Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem, serta kebijakan dari Badan Gizi Nasional.
“Harapan kami, dapur SPPG Siriwini II dapat terus berjalan dengan lancar dan tidak mengalami kendala, sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Emeron Kogoya, salah satu relawan Orang Asli Papua (OAP) di Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002, menyampaikan bahwa keterlibatan tenaga OAP memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran program MBG. Ia terlibat langsung dalam persiapan bahan, pengolahan makanan, hingga distribusi, serta menjaga kebersihan dapur.

Ia menilai keterlibatan OAP tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan memperkuat rasa memiliki terhadap program MBG, yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Orang Asli Papua ke depan.
Diketahui, Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 yang dikelola Yayasan Anak Papua Tengah Hebat juga menghadirkan seorang chef profesional. Chef Topan Arisusanto, alumni Hotel Aston dan Swiss-Belhotel, dipercaya menangani pengolahan menu MBG. Kehadiran chef bersertifikat BNSP dan nasional dari hotel berbintang ini diharapkan mampu menjaga kualitas rasa, kebersihan, serta standar gizi makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.
Berdasarkan pantauan InfoNabire di lapangan, sekitar 50 persen relawan MBG di Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 merupakan tenaga OAP, yang menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Nabire.

















