Februari, Bulan Bersejarah Masuknya Injil di Tanah Papua
InfoNabire.com – Bulan Februari memiliki makna khusus bagi masyarakat Papua. Pada tahun 2026, umat Kristen di Tanah Papua memperingati 171 tahun masuknya Injil yang setiap tahunnya dikenang pada tanggal 5 Februari.
Merujuk catatan sejarah dan berbagai pemberitaan nasional, Injil pertama kali masuk ke Papua pada 5 Februari 1855. Peristiwa bersejarah itu ditandai dengan tibanya dua misionaris asal Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler, di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat.
Kedatangan kedua misionaris tersebut menjadi awal lahirnya kehidupan kekristenan di Tanah Papua. Sejak saat itu, Injil tidak hanya membawa ajaran keimanan, tetapi juga membuka jalan bagi perubahan sosial, perkembangan pendidikan, serta pelayanan kesehatan di wilayah Papua yang sebelumnya relatif terisolasi.
Oleh karena peristiwa bersejarah tersebut, bulan Februari dimaknai sebagai bulan lahirnya Injil di Tanah Papua. Hingga Februari 2026, gereja-gereja di seluruh Tanah Papua mengisi bulan ini dengan ibadah syukur, refleksi sejarah, serta berbagai kegiatan rohani dan sosial.
Bagi orang Papua, Februari bukan sekadar pergantian bulan dalam kalender, melainkan momentum iman untuk mengenang 171 tahun terang Injil yang telah membawa perubahan besar dan berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat Papua hingga hari ini.














