Mahasiswa Asal Paniai yang Tewas Dibunuh di Bantul Yogyakarta, Polres Paniai Sambangi Keluarga Pelaku

Kepolisian Resor (Polres) Paniai bergerak cepat menyikapi kasus pembunuhan terhadap seorang mahasiswa asal Kabupaten Paniai yang terjadi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: Humas Polres Paniai)

PANIAI – Kepolisian Resor (Polres) Paniai bergerak cepat menyikapi kasus pembunuhan terhadap seorang mahasiswa asal Kabupaten Paniai yang terjadi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah cepat ini dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif di wilayah Paniai.

Kapolres Paniai AKBP Roycke Hendrik Fransisco Betaubun, S.IP., S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Paniai Aipda Gerry, mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan personel untuk melakukan pendekatan persuasif dan penggalangan kepada pihak keluarga korban maupun keluarga pelaku.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Kapolres, personel piket Samapta dan piket fungsi yang dipimpin IPDA Lalu Hiskam Anady, SE, telah mendatangi kediaman keluarga pelaku (marga Adii) di Kampung Uwibutu, Distrik Paniai Timur, pada Minggu siang (18/01),” ujar Kasi Humas Aipda Gerry.

Mahasiswa Asal Paniai yang Tewas Dibunuh di Bantul Yogyakarta, Polres Paniai Sambangi Keluarga Pelaku

Kunjungan tersebut dilakukan menyusul adanya informasi terkait peristiwa kecelakaan tunggal yang berujung pada tindakan pembunuhan terhadap korban berinisial AG oleh pelaku berinisial AA, yang terjadi di wilayah Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu (17/01).

Aipda Gerry menjelaskan, dalam pertemuan tersebut personel Polres Paniai bertemu langsung dengan perwakilan keluarga pelaku. Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Kampung Woyebutu Juventus Magai, Kepala Kampung Madi Hendrikus Mote, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paniai Yuliton Degei, serta Kepala Suku Uwibutu Aleksander Bunai.

“Tujuan utama kami adalah untuk memastikan situasi di sekitar Kampung Uwibutu tetap aman terkendali. Kami mengimbau kepada seluruh keluarga dan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang dan bersama-sama menjaga keamanan di Paniai,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa korban. Saat ini, keluarga pelaku sedang berupaya mengumpulkan dana untuk membantu proses pemulangan jenazah korban ke Kabupaten Paniai. Mereka juga memohon dukungan dan koordinasi dari pihak Kepolisian terkait proses pemulangan tersebut.

Kasi Humas menegaskan, Polres Paniai akan terus melakukan pemantauan situasi serta menjalin koordinasi lintas wilayah guna memastikan penanganan kasus berjalan dengan baik.

“Bapak Kapolres juga telah memerintahkan jajaran untuk berkoordinasi dengan Polres Bantul guna mendapatkan informasi pasti mengenai proses hukum dan kepastian pemulangan jenazah agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik dan cepat,” pungkas Aipda Gerry.

Hingga saat ini, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Paniai terpantau aman dan kondusif. Kepolisian berharap seluruh pihak dapat menahan diri serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup