Polres Nabire Amankan dan Arahkan Massa KMPP, Penyampaian Aspirasi Diimbau Tertib

NABIRE, infonabire.com – Aksi Massa Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak (KMPP) Nabire diamankan aparat kepolisian setelah kegiatan konvoi dan pembagian selebaran di jalan dinilai mengganggu pengguna, Sabtu (25/04/2026).

Aksi tersebut merupakan bagian dari rencana penyampaian aspirasi terkait peristiwa kemanusiaan di Kabupaten Puncak pada 14 April 2026.

Di tengah kegiatan, massa juga membagikan selebaran kepada warga masyarakat, pengguna jalan sebagai ajakan mengikuti aksi damai yang direncanakan berlangsung pada Senin, 27 April 2026. Namun, aktivitas dinilai mengganggu arus lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, aparat kepolisian langsung mengamankan sejumlah massa aksi beserta kendaraan yang digunakan, yakni 11 unit sepeda motor dan 1 unit mobil.

Baca juga:  BRI Nabire Hadir Dalam Car Free Day, Dorong UMKM Lokal OAP

Di Mapolres Nabire, Kapolres memberikan arahan secara humanis kepada massa aksi. Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu kepentingan umum.

“Kami tidak melarang menyampaikan aspirasi, itu hak. Tapi harus dilakukan dengan cara yang tertib dan sesuai aturan,” tegas Kapolres.

Ia juga menyarankan agar massa langsung menuju titik aksi dengan tertib tanpa melakukan aktivitas di jalan yang berpotensi mengganggu pengguna lainnya.

Selain itu, Kapolres mengingatkan agar generasi muda tidak melakukan aktivitas meminta-minta di jalan, melainkan mengembangkan potensi diri yang dimiliki.

Salah satu perwakilan massa aksi menyampaikan bahwa tujuan mereka murni untuk menyuarakan persoalan kemanusiaan di Kabupaten Puncak.

Baca juga:  Kapolres Nabire Ungkap Hasil Razia Lapas: 38 HP hingga Sejumlah Sajam

“Kami punya tuntutan hanya itu. Kami berharap aspirasi ini bisa sampai di DPR dan ditindaklanjuti,” katanya.

Perwakilan massa juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak kepolisian dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kegiatan berlangsung.

“Kami mohon maaf kalau tadi agak terlalu ke depan dan mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Massa juga berharap adanya pengamanan dari pihak kepolisian saat aksi damai yang akan digelar pada Senin, 27 April 2026, agar berjalan aman tanpa adanya pihak lain yang memanfaatkan situasi.

Setelah diberikan arahan dan pemahaman, massa aksi kemudian dibubarkan secara tertib dan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing dengan aman serta mendapat pengawalan dari jajaran Polres Nabire.

Wakil Ketua I DPRPT, Diben Elaby, S.TH
Wakil Ketua I DPRPT, Diben Elaby, S.TH
l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup