Satlantas Polres Nabire Kembalikan 5 Motor Hasil Patroli, Total 20 Kendaraan Sepanjang 2025
NABIRE – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nabire kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Melalui patroli rutin, Satlantas berhasil mengembalikan lima unit sepeda motor kepada pemiliknya, Rabu (28/1/2026) sore.
Kasat Lantas Polres Nabire, Iptu Exaudio P. R. Hasibuan, bilang pengembalian kendaraan tersebut merupakan hasil pemeriksaan intensif terhadap kendaraan yang tidak dilengkapi TNKB, pengendara tanpa helm, serta tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan sah.

“Puji Tuhan, Alhamdulillah, hari ini kami bisa mengembalikan lima kendaraan kepada pemiliknya. Ini hasil dari patroli rutin yang kami lakukan,” ujar Iptu Exaudio kepada awak media sebelum press release di Mapolres Nabire.
Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2025, Satlantas Polres Nabire di bawah kepemimpinannya telah mengembalikan total 20 unit sepeda motor, dengan lima unit di antaranya berhasil dikembalikan pada Januari ini.
Menurutnya, meski kondisi kendaraan ada yang sudah rusak dan berubah bentuk, nomor rangka dan nomor mesin tidak bisa dibohongi.
“Walaupun motornya sudah jauh berbeda, selama nomor rangka dan mesin cocok, kepemilikan tetap mengarah ke korban kehilangan,” bilangnya.
Iptu Exaudio juga menegaskan, setiap kendaraan hasil tilang selalu dicek nomor rangka dan nomor mesin melalui sistem online terintegrasi untuk memastikan apakah terhubung dengan laporan kehilangan.
“Sekarang sudah terkoneksi online. Dari situ kami bisa langsung menghubungi pemilik kendaraan lewat data yang terdaftar,” jelasnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut murni dilakukan untuk mengembalikan hak warga, mengingat tingginya kasus curanmor di Nabire sepanjang 2025.
Sebagai bentuk pencegahan, Kasat Lantas mengimbau masyarakat untuk mengunci ganda kendaraan, menggunakan kunci setang dan gerigi demi keamanan bersama.
Usai press release, lima unit sepeda motor langsung diserahkan kepada pemiliknya, yang hadir dari berbagai lokasi dan waktu kejadian berbeda.














