Sekda Nabire Yulianus Pasang Pastikan Aksi Besok Aman, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi
NABIRE, INFONABIRE.COM – Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Nabire yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, memastikan situasi Nabire tetap aman dan kondusif menjelang agenda penyampaian aspirasi masyarakat pada Senin (31/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Yulianus Pasang usai mengikuti pertemuan di Polres Nabire, Minggu (30/8/2026) malam.
Yulianus mengatakan, pertemuan tersebut membahas kesiapan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi Nabire agar tetap aman.
“Pertemuan di Polres ini satu saja agendanya, bahwa besok itu aman. Kita semua saling bahu-membahu, bergandengan tangan, satu pikiran bahwa besok itu aman,” ujar Yulianus.
Ia juga meminta media turut menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun pihak-pihak yang dapat mengganggu situasi keamanan.
“Kalau bisa disampaikan kepada masyarakat bahwa besok itu aman dan tidak ada agenda-agenda yang mungkin bisa membuat masyarakat terprovokasi,” katanya.
Satu Jalur Jalan Tetap Dibuka, Situasi Akan Dievaluasi
Terkait rencana penutupan satu jalur jalan, Yulianus mengatakan rencana tersebut tetap berjalan sesuai hasil pembahasan. Namun, pihaknya akan mengevaluasi kondisi di lapangan pada Senin.
“Intinya program yang sudah kita bicarakan tetap satu jalur, tetapi besok akan dievaluasi. Bisa saja berubah karena kita tidak tahu situasinya,” jelasnya.
Menurut Yulianus, masyarakat asli Nabire yang mengikuti agenda penyampaian aspirasi tidak perlu dikhawatirkan. Ia justru mengingatkan potensi masuknya pihak yang tidak berkepentingan atau “penumpang gelap” yang dapat memanfaatkan situasi.
“Kalau dari masyarakat yang memang asli Nabire, saya pikir tidak ada masalah. Yang kita takutkan kalau ada penumpang gelap masuk,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah bersama unsur Forkopimda telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Yulianus juga menyebut Ketua DPRD Kabupaten Nabire telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Nabire tetap aman dan kondusif.
“Kita mewakili Bapak Bupati agar daerah ini tetap aman dan kondusif. Itu tujuan kita,” katanya.
Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Jaga Kedamaian
Yulianus menegaskan, persoalan persidangan merupakan ranah penegak hukum sehingga masyarakat tidak perlu mengambil alih kewenangan tersebut.
“Soal sidang itu ada penegak hukum. Kita tidak bisa ikut di dalamnya,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Nabire menjaga kebersamaan dan tidak menjadikan perbedaan profesi maupun latar belakang sebagai alasan untuk terpecah.
“Namanya kita penduduk Nabire, harus satu bahasa bahwa kita selalu damai, kita selalu aman,” katanya.
Yulianus berharap seluruh masyarakat tetap menjaga hubungan yang baik dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi yang dapat mengganggu keamanan daerah.
Agenda Besok Hanya Penyampaian Aspirasi
Saat ditanya mengenai agenda yang akan berlangsung pada Senin (31/8/2026), Yulianus menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berfokus pada penyampaian aspirasi masyarakat.
Menurutnya, agenda tersebut bukan hanya berasal dari IKT, tetapi juga melibatkan masyarakat Nabire yang ingin menyampaikan aspirasi terkait penegakan hukum.
“Aksinya besok agendanya hanya menyampaikan aspirasi saja. Bukan dari IKT saja, tapi ini masyarakat yang ada di Nabire,” jelas Yulianus.
Ia mengatakan masyarakat ingin menyampaikan aspirasi agar proses penegakan hukum berjalan sesuai harapan masyarakat dan dilakukan secara adil.
“Disampaikan aspirasi agar betul-betul bagaimana penegak hukum itu berjalan sebagaimana harapan masyarakat, harapan kita semua. Jadi, dijalankan betul-betul seadil-adilnya,” pungkasnya.
















