DLH Nabire Minta Pedagang Tak Hanya Menuntut Pemerintah, tapi Ikut Berbenah
NABIRE, InfoNabire.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire meminta para pedagang yang nantinya beraktivitas di Taman Gizi ikut menjaga kebersihan kawasan. DLH menilai penataan lokasi tidak akan berjalan maksimal tanpa kerja sama antara pemerintah dan pedagang.
Kepala DLH Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpum, S.T., M.T., menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Taman Gizi, Sabtu (19/9/2026) siang, kepada InfoNabire.com.
Arfan mengatakan pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan pedagang, termasuk menyiapkan lokasi dan melakukan pembersihan Taman Gizi yang direncanakan menjadi kawasan kuliner.
Namun, ia meminta pedagang juga mengambil bagian dalam proses tersebut. Menurutnya, pedagang tidak cukup hanya meminta pemerintah menyiapkan fasilitas, tetapi perlu ikut membantu menjaga dan menata lingkungan.
“Mereka kan butuh cepat ini berdagang. Mari sama-sama kita kerja sama, bersihkan sisa-sisa puing bongkahan supaya rapi dan bersih,” kata Arfan.
Ia menjelaskan, pemerintah telah berupaya menyiapkan alat dan menyelesaikan persoalan terkait pihak yang sebelumnya mengklaim lokasi tersebut. Karena itu, Arfan berharap pedagang juga hadir dan ikut mendukung proses penataan.
“Jangan cuma mendesak, tapi tidak mendukung kami pemerintah untuk membantu. Mari hadir juga,” ujarnya.
Selain membantu proses penataan, Arfan menekankan pentingnya tanggung jawab pedagang terhadap kebersihan setelah Taman Gizi mulai berfungsi.
Menurutnya, DLH akan menyiapkan tong sampah atau karung untuk menampung sampah dari aktivitas perdagangan. Pedagang kemudian bertugas mengumpulkan sampah tersebut agar dapat diangkut oleh petugas DLH.
Arfan menegaskan, tugas DLH bukan menyapu halaman tempat pedagang berjualan setiap hari. Petugas akan melakukan pengangkutan terhadap sampah yang telah dikumpulkan oleh para pedagang.
“Kami hanya tugas melakukan pengangkutan sampah yang sudah dikumpulkan oleh para pedagang,” jelasnya.
Ia berharap para pedagang menjaga area jualan masing-masing agar tetap bersih dan higienis. Menurut Arfan, kebersihan menjadi salah satu faktor penting untuk membuat masyarakat nyaman datang menikmati kuliner.
“Orang datang ketika bersih, higienis. Orang akan datang tidak segan-segan untuk menikmati hasil kuliner,” katanya.
Arfan juga mengingatkan pedagang dan pengunjung agar tidak membuang sampah ke laut. Ia menyebut kondisi bibir pantai saat ini masih bersih setelah pemerintah daerah bersama TNI dan Polri melakukan kerja bakti dalam rangka HUT TNI.
Ia berharap kondisi tersebut dapat dipertahankan melalui kerja sama seluruh pihak.
“Kalau kita semua tidak mau kerja sama, saya yakin pantai ini sebersih apa pun akan kembali kotor,” pungkasnya.
















