Dilantik Kaesang, Isaias Douw Siap Menangkan PSI di Papua Tengah
NABIRE, InfoNabire.com – Mantan Bupati Nabire dua periode, Isaias Douw, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Papua Tengah oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pelantikan DPW-DPD PSI Papua Tengah di Auditorium RRI Nabire, Jalan Merdeka, Kamis (07/05/2026) siang.
Usai pelantikan, Isaias Douw langsung menjadi perhatian masyarakat dan simpatisan yang hadir. Kepada awak media, termasuk InfoNabire.com, saat ditemui di Hotel Mahavira Nabire, Isaias menyampaikan optimismenya membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Papua Tengah.
Isaias menegaskan dirinya bukan sosok baru di Papua Tengah. Sebagai mantan Bupati Nabire dua periode sekaligus tokoh yang ikut memperjuangkan pembentukan Provinsi Papua Tengah, ia mengaku memiliki ikatan kuat dengan masyarakat di wilayah tersebut.
“Saya mantan Bupati Nabire dua periode. Saya lahir dan besar di sini. Saya dituakan di wilayah Papua Tengah, baik sebagai tokoh masyarakat, tokoh agama maupun intelektual. Saya juga ketua tim pembentukan Papua Tengah,” bilang Isaias Douw.

Ia mengungkapkan, sebelumnya dirinya sempat tidak maju dalam kontestasi politik karena tidak memiliki kendaraan partai. Menurutnya, selama beberapa bulan terakhir dirinya juga sempat bergabung dengan partai lain, namun merasa tidak mendapat kepercayaan penuh.
“Saya sempat ikut partai lain, tapi saya merasa ditipu. Akhirnya saya banyak berdoa dan bertanya, Tuhan maunya apa untuk saya. Tujuan saya hanya satu, pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, Isaias juga mengaku memiliki hubungan baik dengan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Ia menyebut dukungan Jokowi menjadi salah satu jalan dirinya dipercaya memimpin PSI Papua Tengah.
“Saya datang ke Solo bertemu Pak Jokowi. Beliau lihat saya dan panggil saya. Pak Jokowi bilang pegang partai ini di Papua Tengah. Dari situ perintah turun sampai ke Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, akhirnya saya dipercaya memimpin PSI Papua Tengah,” katanya.
Isaias bahkan mengungkapkan dirinya pernah disebut sebagai calon Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah. Namun, menurutnya, proses tersebut batal karena adanya intervensi kepentingan politik tertentu.
“Katanya saya pernah dipersiapkan jadi Pj Gubernur Papua Tengah, tapi akhirnya dibatalkan karena ada kepentingan politik lain,” ungkapnya.
Kini, setelah resmi memimpin PSI Papua Tengah, Isaias menegaskan dirinya siap bekerja keras memenangkan PSI di wilayah Papua Tengah. Ia mengaku akan membuktikan kemampuannya kepada masyarakat maupun elite politik di Jakarta.
“Saya harus menangkan PSI, tidak bisa tidak. Saya akan buktikan supaya orang Jakarta dan orang Papua tahu kemampuan saya,” tegasnya.
Menurut Isaias, selama memimpin Nabire dirinya selalu mengedepankan pelayanan tanpa membeda-bedakan suku, agama maupun daerah. Ia mengaku pendekatan itu yang membuat masyarakat masih merindukan kepemimpinannya hingga saat ini.
“Saya tidak pernah beda-bedakan orang. Semua ciptaan Tuhan. Selama saya memimpin, Nabire aman, pelayanan berjalan, pembangunan jalan, pelabuhan, rumah sakit, semua saya kerjakan,” katanya.
Ia juga menilai kehadiran Jokowi selama masa kepemimpinan sebagai Presiden memberi perhatian besar terhadap Papua, termasuk Papua Tengah.
“Sejak Indonesia merdeka sampai hari ini, menurut saya yang benar-benar datang lihat Papua salah satunya Pak Jokowi. Kita ini bagian dari NKRI dan kita juga ingin diperhatikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Isaias mengajak masyarakat di Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan seluruh Papua Tengah untuk mendukung PSI.
“Saya akan jaga kepercayaan ini. Masyarakat yang merasa Isaias Douw adalah bagian dari mereka, mari dukung PSI. Kita siap menangkan PSI di Papua Tengah,” pungkasnya.












