Istri Polisi Dijambret Siang Bolong di Kota Lama Nabire, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Seorang istri anggota polisi dijambret di jalan kawasan Kota Lama, Nabire, saat hendak pulang ke rumahnya di Asrama Polisi Kota Lama, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 12.38 WIT. (Foto: Ilustrasi Jambret)

NABIRE, infonabire.com – Seorang istri anggota polisi dijambret di jalan kawasan Kota Lama, Nabire, saat hendak pulang ke rumahnya di Asrama Polisi Kota Lama, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 12.38 WIT. Aksi jambret tersebut terjadi di Kota Lama dan dilakukan oleh dua terduga pelaku.

Korban diketahui bernama Elviana Sawaki, warga Asrama Polisi Kota Lama. Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor bersama anak perempuannya yang masih berusia 3 tahun 6 bulan.

Elviana bilang, dua terduga pelaku mulai mengikuti dirinya dari arah Pantai Maf atau Pantai Nabire. Keduanya mengendarai sepeda motor Yamaha Vega dan terus membuntuti korban hingga mendekati belokan menuju Asrama Polisi Kota Lama.

Istri Polisi Dijambret Siang Bolong di Kota Lama Nabire, Dua Terduga Pelaku Ditangkap
Korban jambret, Elviana Sawaki. (Foto: Yusran/IN)

“Pas mau belok masuk asrama, mereka langsung jambret. Pelaku tendang motor saya, tapi saya tahan setir kuat,” bilang Elviana.

Ia menjelaskan, pelaku menendang motor sebanyak dua kali, namun korban tidak terjatuh. Setelah gagal menjatuhkan korban, pelaku kemudian menarik tas yang dikenakan korban di bagian depan tubuh.

Baca juga:  Polres Nabire Usut Kasus Pemukulan–Pengancaman kepada Kadis DP2KP Papua Tengah

“Tas saya pakai di depan, digantung di leher. Karena saya menghindar, tasnya bergeser ke samping lalu mereka tarik,” jelasnya.

Usai mengambil tas, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Kalibobo. Meski masih dalam kondisi syok dan membawa anak kecil, korban sempat berteriak minta tolong dan berusaha mengejar pelaku.

Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga kemudian ikut mengejar pelaku hingga ke Jembatan Kalibobo. Karena kondisi korban mulai lemas, pengejaran dilanjutkan oleh warga lainnya dari wilayah Kota Lama.

“Pelaku akhirnya ditangkap di Kalibobo, tepatnya di gudang Panca Niaga,” ungkap Elviana.

Dua terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Nabire untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam kejadian tersebut, sebagian barang milik korban berhasil ditemukan. Tas dan dompet sudah diamankan, namun sejumlah dokumen penting masih belum ditemukan.

Baca juga:  Gempa Nabire Pagi Ini Bermagnitudo 4.1, BMKG Catat 169 Susulan

“Yang belum dapat itu buku rekening. Ada tiga buku rekening dengan satu ATM, KTP, BPJS, dan surat-surat penting lainnya,” katanya.

Korban berharap, apabila ada warga yang menemukan dokumen tersebut di sekitar Kota Lama, Kalibobo, atau area Gudang Panca Niaga, bisa mengantarkannya ke Asrama Polisi Kota Lama, tepatnya di depan TK Kemala Bhayangkari.

Meski tidak mengalami luka serius, Elviana mengaku masih dalam kondisi syok. Kakinya sempat tergelincir ke arah kanan akibat menahan motor saat ditendang pelaku. Anak korban juga terlihat ketakutan pascakejadian.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nabire, Iptu Habibi Cendrawasih Salosa, S.Tr.K, S.I.K, saat dikonfirmasi infonabire.com, bilang pihaknya akan memastikan informasi kejadian tersebut.

“Belum monitor. Kami pastikan,” ujarnya singkat saat dihubungi infonabire.com

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara, termasuk di siang hari, dan segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kriminal di wilayah Nabire.

Wakil Ketua I DPRPT, Diben Elaby, S.TH
Wakil Ketua I DPRPT, Diben Elaby, S.TH
l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup