Kapolda Papua Tengah Puji Inisiatif Polres Gelar Berbagai Lomba HUT Bhayangkara ke-80
NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini memuji inisiatif jajaran Polres yang menggelar berbagai perlombaan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud semangat Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Kapolda usai menutup rangkaian perlombaan dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang yang digelar Polres Nabire, Jumat (26/6/2026).
Jeremias bilang, meski Polda Papua Tengah baru berusia dua tahun, sejumlah Polres telah mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Saya lihat Polres Nabire, Polres Mimika, dan Polres Paniai luar biasa bisa membuat event. Mungkin Polres lain juga ada, tetapi skalanya lebih kecil. Yang penting ikut meramaikan Hari Ulang Tahun institusi Polri,” katanya.
Kapolda mengapresiasi para Kapolres yang berinisiatif menggelar berbagai perlombaan, seperti bola voli, tenis meja, gaple, dan cabang olahraga lainnya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Kapolres jajaran yang sudah berinisiatif menyelenggarakan lomba di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Selain kegiatan di tingkat Polres, Polda Papua Tengah juga akan menggelar sejumlah event olahraga. Salah satu yang menjadi perhatian adalah lomba balap perahu tempel 15 PK atau yang dijuluki Formula 1 Perahu Tempel.
Kapolda mengatakan panitia menyiapkan hadiah utama sebesar Rp50 juta bagi juara pertama. Ia mengajak peserta dari berbagai daerah untuk datang dan mengikuti perlombaan di Nabire.
“Kenapa Formula 1? Karena kita mencari yang tercepat. Hadiah juara satunya Rp50 juta. Jadi peserta dari luar Nabire silakan mulai mempersiapkan diri datang ke Nabire karena hadiahnya cukup besar,” katanya.
Kapolda berharap seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, ia meminta para Kapolres melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam setiap kegiatan yang digelar.
“Dengan adanya keramaian, UMKM lokal juga bisa dilibatkan sehingga ekonomi masyarakat ikut berputar dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tutupnya.
























