Salut! Inovasi Dapur SPPG Siriwini 003 Ini Hemat Air, Tenaga dan Waktu untuk Ribuan Ompreng
NABIRE, InfoNabire.com – Di tengah padatnya aktivitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inovasi menarik lahir dari SPPG 003 Siriwini, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Berangkat dari keprihatinan melihat relawan yang harus bekerja hingga larut malam bahkan nyaris pagi untuk mencuci ribuan ompreng setiap hari, sebuah alat pencuci, pembilas sekaligus sterilisasi ompreng berhasil diciptakan secara mandiri.
Meski alat tersebut belum memiliki nama resmi, manfaatnya mulai terasa besar. Jika sebelumnya proses pencucian ompreng bisa menghabiskan waktu hingga 12 jam, kini pekerjaan yang sama dapat diselesaikan hanya sekitar 4 jam.
Inovasi itu digagas oleh Hj. Siti Salma selaku Mitra SPPG 003 Siriwini, setelah melihat para relawan bekerja sangat keras setiap harinya, terutama di bagian pencucian ompreng.
Menurutnya, persoalan pencucian ompreng hampir menjadi tantangan yang sama di banyak SPPG. Jumlah wadah makan yang harus dicuci setiap hari sangat banyak, sementara proses manual membutuhkan tenaga besar dan waktu panjang.
“Setiap hari relawan kita bekerja untuk mencuci ompreng itu membutuhkan waktu yang cukup panjang. Saya sudah berusaha bersama kepala SPPG mencari jalan, memberi trik-trik supaya pencuciannya lebih cepat, tapi tetap saja setiap hari terulang lagi. Bahkan bisa sampai pagi,” ujar Hj. Siti Salma kepada awak media termasuk infonabire.com, saat ditemui di dapur SPPG 003 Siriwini, Selasa (19/05/2026) siang.

Melihat kondisi tersebut, ia mulai berpikir mencari solusi yang bisa meringankan pekerjaan relawan, terlebih sebagian besar pekerja di dapur merupakan perempuan.
“Bagaimana supaya relawan saya ini tidak terlalu setengah mati bekerja,” katanya.














