Ada Apa Sebenarnya di Pasar Kalibobo? Keributan Siang Tadi Ternyata Dipicu Hal Ini
NABIRE, InfoNabire.com – Situasi di Pasar Kalibobo, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, sempat memanas pada Sabtu (23/05/2026) siang.
Ketegangan yang terjadi di lokasi bahkan sempat mengundang banyak massa dan menarik perhatian warga sekitar.
Di balik situasi tersebut, ternyata ada persoalan yang disebut telah berlangsung cukup lama, yakni terkait kejelasan pembayaran tanah pasar yang diklaim sebagai tanah adat milik keluarga tertentu.
Salah seorang warga yang mengaku sebagai pemilik hak atas tanah tersebut, Dominggus Rumawi, menjelaskan bahwa ketegangan bermula setelah terjadi kesalahpahaman antara pihak keluarga dan seorang penjaga portal pasar yang disebut merupakan pegawai pemerintah daerah.
Menurut Dominggus, salah satu anggota keluarganya tidak terima setelah diduga mendapat ucapan tidak pantas dari penjaga portal.
“Terjadi kesalahpahaman di situ. Ada ucapan yang disampaikan penjaga portal kepada adik saya sehingga menimbulkan ketegangan,” bilang Dominggus saat ditemui media ini di lokasi.

Ia menyebut, persoalan tersebut kemudian berkembang hingga mengundang banyak massa ke lokasi Pasar Kalibobo.
Namun, Dominggus menegaskan bahwa persoalan utama yang ingin disampaikan sebenarnya berkaitan dengan status pembayaran tanah pasar yang menurutnya hingga kini belum memiliki kejelasan.
Menurut dia, sejak Pasar Kalibobo mulai beroperasi hingga tahun 2026, pihak keluarga tidak mengetahui pembayaran lahan tersebut dilakukan kepada siapa.
“Dari sejak pasar buka sampai sekarang kami tidak tahu pembayaran itu sama siapa,” katanya.
Dominggus juga menyebut keluarganya berasal dari marga Rumawi, Suku Yerisiam, yang disebut sebagai pemilik tanah adat di kawasan tersebut. Ia mempertanyakan kejelasan pembayaran tanah yang menurutnya belum pernah diterima keluarga.
“Di tempat lain tanah adat bisa dibayar, tetapi tanah orang tua kami sampai sekarang keluarga tidak pernah menerima pembayaran,” ujarnya.
Melalui aksi yang dilakukan, ia berharap Pemerintah Kabupaten Nabire dapat memberi perhatian dan membuka ruang penyelesaian terhadap persoalan tersebut.
“Kami mohon Pemda bisa tanggapi ini,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan InfoNabire.com di lokasi, situasi di Pasar Kalibobo saat ini telah kembali aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat di pasar berjalan normal seperti biasanya setelah sempat terjadi ketegangan.
Akses keluar masuk pasar juga telah kembali dibuka.
Terlihat aparat keamanan dari Polsek Nabire Kota, Polres Nabire dan Pos Kalibobo turut melakukan pengamanan serta membantu proses negosiasi hingga situasi kembali terkendali.














